Fenomena Dua Kali Ramadan pada Tahun 2030
- 25 Mar 2026 11:17 WIB
- Bengkulu
Poin Utama
- Fenomena dua kali Ramadan dalam satu tahun Masehi diperkirakan terjadi pada 2030.
- Peristiwa ini terjadi karena perbedaan sistem kalender Hijriah dan kalender Masehi.
- Siklus serupa diperkirakan berulang setiap sekitar 33 tahun sekali.
RRI.CO.ID, Bengkulu - Fenomena dua kali Ramadan dalam satu tahun Masehi diperkirakan terjadi pada 2030. Peristiwa ini menarik perhatian karena tergolong jarang terjadi dalam kalender umum.
Ramadan pertama diprediksi dimulai pada awal Januari 2030. Sementara Ramadan kedua diperkirakan kembali hadir pada akhir Desember 2030.
Peristiwa ini terjadi karena perbedaan sistem kalender Hijriah dan kalender Masehi. Kalender Hijriah berbasis peredaran bulan, sedangkan Masehi berbasis peredaran matahari.
Dalam satu tahun, kalender Hijriah memiliki sekitar 354 hari. Sementara kalender Masehi memiliki sekitar 365 hari.
Selisih sekitar 10 hingga 11 hari membuat Ramadan terus bergeser setiap tahun. Pergeseran ini menyebabkan Ramadan bisa muncul dua kali dalam satu tahun Masehi.
Fenomena ini bukan pertama kali terjadi dalam sejarah. Siklus serupa diperkirakan berulang setiap sekitar 33 tahun sekali.
Pada 2030, umat Islam akan menjalani dua periode puasa dalam satu tahun kalender. Namun, Idul Fitri kedua baru akan berlangsung pada awal 2031.
Fenomena ini murni bersifat astronomis dan bukan perubahan dalam ajaran agama. Para ahli menilai peristiwa ini sebagai konsekuensi alami sistem penanggalan yang berbeda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....