Bijak Mengelola Screen Time Anak Sesuai Usia

  • 25 Jan 2026 14:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Di era digital, layar sudah menjadi bagian dari keseharian anak-anak. Setiap usia memiliki kebutuhan screen time yang berbeda, namun satu hal yang perlu diingat oleh orang tua adalah kualitas konten jauh lebih penting dibandingkan lamanya waktu di depan layar. Melansir dari Tunas Digital, pengelolaan waktu layar yang bijak dapat membantu tumbuh kembang anak secara sehat.

Pada usia balita, aturan screen time perlu diterapkan dengan sangat ketat. Anak usia di bawah 1 tahun disarankan tidak terpapar layar sama sekali. Sementara usia 1 hingga 2 tahun, penggunaan layar hanya diperbolehkan untuk video call dengan keluarga, sebagai sarana interaksi sosial, bukan hiburan.

Memasuki usia 2 hingga 5 tahun, anak boleh mengenal layar dengan durasi maksimal 1 jam per hari. Konten yang dipilih sebaiknya bersifat edukatif dan ditonton bersama orang tua. Pendampingan ini penting agar anak tidak hanya menonton, tetapi juga memahami dan belajar dari apa yang dilihatnya.

Untuk anak usia sekolah 6 hingga 12 tahun, screen time maksimal adalah 2 jam per hari di luar keperluan belajar dan tugas sekolah. Orang tua juga dianjurkan untuk menghindari penggunaan layar setidaknya 1 jam sebelum waktu tidur agar kualitas istirahat anak tetap terjaga.

Sementara pada usia remaja 13 hingga 18 tahun, pengelolaan screen time sebaiknya dilakukan melalui diskusi. Orang tua dan anak perlu bersama-sama menetapkan prioritas, terutama menjaga waktu tidur ideal 8 hingga 10 jam per hari serta memastikan aktivitas fisik minimal 1 jam setiap hari.

Kunci utama dari pengelolaan screen time adalah keseimbangan. Dampingi anak saat menonton, buat zona bebas layar seperti kamar tidur, dan ajak anak rutin berdiskusi tentang apa yang mereka tonton. Dengan begitu, layar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana belajar yang aman dan bermanfaat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....