Emas Pegadaian Melonjak Tajam Sabtu 24 Januari 2026
- 24 Jan 2026 11:48 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan Sabtu, 24 Januari 2026.
Berdasarkan informasi resmi dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik sebesar Rp7.000 per gram, bergerak dari posisi sebelumnya Rp2.880.000 menjadi Rp2.887.000 per gram. Kenaikan ini memperpanjang tren positif logam mulia di awal tahun yang terus mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high).
Sejalan dengan kenaikan harga beli, harga jual kembali atau buyback emas Antam juga mengalami peningkatan sebesar Rp7.000, kini berada di level Rp2.722.000 per gram.
Kondisi serupa terjadi pada perdagangan emas di Pegadaian. Harga emas batangan yang ditawarkan melalui Galeri 24 dan merek UBS mengalami lonjakan yang cukup signifikan pada Sabtu pagi. Emas Galeri 24 ukuran 1 gram tercatat melonjak hingga menyentuh angka Rp2.915.000.
Sementara itu, emas produksi PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) untuk ukuran 1 gram dibanderol seharga Rp2.956.000, naik sekitar Rp86.000 dibandingkan harga pada hari sebelumnya. Pegadaian menyediakan berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram guna memenuhi tingginya minat investasi masyarakat.
Kenaikan harga emas domestik ini dipicu oleh pergerakan harga emas dunia yang sempat menyentuh level psikologis baru di angka $4.989 per ons troi pada penutupan perdagangan akhir pekan. Ketidakpastian geopolitik global yang kian memanas, termasuk isu akuisisi wilayah Greenland oleh Amerika Serikat dan ketegangan di Timur Tengah, menjadi faktor utama yang mendorong investor beralih ke aset aman (safe haven).
Selain itu, pelemahan indeks dolar AS ke level terendah dalam beberapa bulan terakhir memberikan dorongan tambahan bagi penguatan harga logam mulia secara global.
Para analis memperkirakan bahwa harga emas masih berpotensi fluktuatif namun cenderung menguat di tengah dinamika ekonomi global yang belum stabil. Bagi masyarakat Bengkulu dan Indonesia pada umumnya, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang diminati untuk menjaga nilai kekayaan dari inflasi dan ketidakpastian pasar finansial di tahun 2026 ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....