Harga Emas Pegadaian dan Logam Mulia Kompak Naik
- 12 Nov 2025 09:32 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Emas melanjutkan tren kenaikannya pada perdagangan hari ini, Rabu (12/11/2025), seiring dengan sentimen global yang mendukung aset safe haven. Kenaikan harga emas ini terlihat dari daftar harga yang dirilis oleh Pegadaian melalui produk Sahabat Pegadaian dan juga harga yang tercantum di situs resmi Logammulia.com.
Di Pegadaian, harga emas dengan sertifikasi UBS pecahan 1 gram berada di kisaran Rp2.432.000, sementara emas Galeri24 di pecahan yang sama dibanderol Rp2.422.000. Kenaikan harga ini sejalan dengan lonjakan yang terjadi pada Selasa kemarin dan menunjukkan momentum positif di pasar domestik. Sementara itu, untuk harga emas batangan Logam Mulia (LM) Antam pecahan 1 gram yang diperbarui kemarin, berada di level Rp2.360.000 per gram (belum termasuk PPh).
Meskipun terdapat sedikit perbedaan dalam pembaruan waktu, tren pergerakan harga emas dari kedua sumber utama di Indonesia ini cenderung kompak melanjutkan tren positif.
Pergerakan harga emas di pasar domestik ini tidak terlepas dari dinamika harga emas global di pasar spot yang baru-baru ini mencapai level tertingginya dalam tiga minggu, bergerak di atas $4.130 per troy ounce.
Kenaikan global ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian ekonomi di Amerika Serikat, terutama setelah data pekerjaan menunjukkan kerugian di bulan Oktober dan sentimen konsumen turun ke level terendah dalam 3,5 tahun. Data-data ekonomi yang melemah ini telah meningkatkan ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mengambil sikap yang lebih dovish atau longgar, yaitu dengan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, bahkan di bulan Desember.
Analisis perdagangan menunjukkan bahwa emas saat ini masih berada dalam momentum bullish atau tren kenaikan yang kuat. Dalam konteks teknikal, harga emas global (XAU/USD) telah berhasil menembus level-level resistance sebelumnya, mengindikasikan adanya potensi kenaikan lebih lanjut. Para analis mencatat bahwa level resistensi kunci berada di sekitar $4.150 per troy ounce. Jika harga mampu menembus level ini, emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju zona $4.250.
Kondisi pasar saat ini ditandai dengan melemahnya Dolar AS dan turunnya imbal hasil Treasury AS 10-tahun. Kedua faktor ini secara tradisional menjadi katalis utama kenaikan harga emas, karena pelemahan Dolar AS membuat emas yang dihargai dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi investor asing. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral di negara-negara berkembang juga disebut-sebut sebagai faktor penopang utama yang diperkirakan akan mendorong harga emas melampaui $5.000 per troy ounce pada tahun depan.
Secara keseluruhan, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan peran emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global menjadi motor utama penguatan harga emas hari ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....