Kepahiang Dapat 29 Renovasi dan Revitalisasi Sekolah

  • 31 Agt 2026 14:19 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Kepahiang — Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, mendapat program renovasi dan revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI pada 2026. Program tersebut menyasar sebanyak 29 satuan pendidikan di daerah itu.

Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP., saat ditemui di Kepahiang, Senin , 31 Agustus 2026, menyambut baik program tersebut. Ia berharap pelaksanaannya dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang layak bagi peserta didik.

“Yang ingin kita pastikan adalah semakin banyak sekolah yang mendapatkan program tersebut, maka semakin banyak juga anak-anak kita yang bisa belajar di lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman. Karena itu, kita menyambut baik program tersebut,” kata Zurdi Nata.

Ia menjelaskan, 29 satuan pendidikan penerima program tersebut terdiri atas 12 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 11 Sekolah Dasar (SD), dan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu, terdapat satu PAUD yang mendapatkan dukungan melalui Program Unit Sekolah Baru.

Menurut Bupati, revitalisasi satuan pendidikan merupakan program strategis untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas. Program tersebut mencakup rehabilitasi, pembangunan, serta penyediaan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

“Program ini diharapkan dapat memastikan satuan pendidikan memiliki sarana dan prasarana yang memadai sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya. Program tersebut juga diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Zurdi Nata juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan maupun pengelolaan program mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, kedua prinsip tersebut penting untuk memastikan anggaran pembangunan digunakan sesuai peruntukan dan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan.

“Saya meminta anggaran pembangunan digunakan secara transparan dan akuntabel. Pastikan juga bahan material yang digunakan berkualitas agar bangunan kuat dan dapat bertahan dalam jangka panjang,” katanya.

Ia berharap program renovasi dan revitalisasi tersebut tidak sekadar menghasilkan bangunan sekolah yang lebih baik. Program itu juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kenyamanan serta kualitas lingkungan belajar bagi peserta didik di Kabupaten Kepahiang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....