Bupati : Keluarga Benteng Pelindung Keluarga
- 29 Jun 2026 21:58 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Kepahiang - Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip menegaskan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman negatif di era digital.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin upacara peringatan Harganas di halaman Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kepahiang, Senin, 29 Juni 2026.
Membacakan amanat Kepala BKKBN, Bupati Zurdi Nata mengatakan Harganas bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat fungsi keluarga dalam membentuk generasi yang berkualitas.
"Harganas bukan sekadar tanggal seremonial, melainkan jeda kultural dan refleksi nasional untuk menengok kembali apakah keluarga kita telah menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi pemenang," kata Bupati.
Ia mengingatkan bahwa berkurangnya komunikasi dalam keluarga kerap digantikan oleh pengaruh negatif dari dunia digital. Karena itu, orang tua diharapkan lebih aktif mendampingi anak agar tidak terjerumus pada berbagai dampak negatif, seperti kecanduan gawai, paparan pornografi, maupun perundungan siber (cyberbullying).
"Jangan biarkan masa depan dan pola pikir anak-anak kita dikuasai algoritma digital yang tidak bermoral. Jangan biarkan meja makan menjadi sunyi karena semua sibuk menatap layar. Luangkan waktu untuk berdialog dengan anak-anak," ujarnya.
Menurut dia, keluarga bukan hanya unit terkecil dalam masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi utama pembangunan bangsa. Kemajuan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur tidak akan bermakna apabila tidak diimbangi dengan sumber daya manusia yang berkarakter, bermoral, dan berdaya saing.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter dalam menghadapi tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).
"Mari rapatkan barisan, satukan tekad demi kehormatan bangsa dan masa depan generasi penerus. Bersama-sama kita bangun keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia agar mampu memanfaatkan bonus demografi serta mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata Bupati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....