Kesadaran Sosial Tinggi, 500 KPM Mundur Bansos

  • 28 Okt 2025 08:23 WIB
  •  Bengkulu

Dalam kurun waktu sepekan terakhir, Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang mencatat sebanyak 500 keluarga penerima manfaat (KPM) program bantuan sosial (Bansos) mengundurkan diri dari kepesertaan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang, H. Helmi Johan, M.Pd, mengatakan sebagian besar pengunduran diri dilakukan setelah petugas memasang stiker miskin di rumah-rumah penerima bantuan.

“Sebagian KPM datang langsung ke kantor kami untuk menyatakan pengunduran diri secara sukarela. Pemasangan stiker miskin ini memang bagian dari upaya kami melakukan pendataan ulang guna memastikan siapa yang masih layak menerima bantuan,” kata Helmi, Selasa (28/10/2025).

Menurut dia, keputusan warga untuk mundur secara sukarela menunjukkan bahwa kondisi ekonomi mereka telah membaik. Selain itu, tindakan tersebut juga mencerminkan kesadaran sosial untuk memberikan kesempatan kepada warga lain yang masih membutuhkan.

“Ini menjadi bukti bahwa sebagian masyarakat sudah sejahtera dan tidak lagi ingin menerima bantuan dari pemerintah. Langkah ini sangat positif,” ujarnya.

Foto : Pemasangan Stiker Keluarga Miskin oleh Dinas Sosial Kepahiang

Helmi menjelaskan, pengunduran diri KPM secara sukarela turut membantu pemerintah dalam memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga penyaluran Bansos dapat dilakukan lebih tepat sasaran dan efektif.

“Tidak melaporkan kondisi ekonomi yang membaik justru dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan bantuan. Jadi, keputusan mengundurkan diri ini menunjukkan kejujuran dan integritas penerima manfaat,” katanya.

Ia menambahkan, setelah KPM menyatakan pengunduran diri, data mereka akan segera dikeluarkan dari sistem penerima Bansos. Selanjutnya, bantuan tersebut akan dialihkan kepada warga lain yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan sosial pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....