Dewi Coryati Perjuangkan Beasiswa PIP Tekan ATS Bengkulu

  • 20 Sep 2025 11:16 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu – Anggota Komisi X DPR RI, drh. Hj. Dewi Coryati, M.Si menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan beasiswa bagi anak-anak di Provinsi Bengkulu guna menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS).

Pernyataan itu disampaikan Dewi Coryati dalam kegiatan Workshop Pendidikan dengan tema Pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) dalam rangka mendukung program wajib belajar 13 tahun yang berlangsung di Mercure Hotel Bengkulu, Sabtu (20/9/2025).

Dalam keterangannya, Dewi menyebutkan bahwa tingkat partisipasi sekolah di Bengkulu relatif tinggi dibanding rata-rata nasional. Namun, perhatian serius tetap diperlukan agar jumlah ATS tidak meningkat.

“Alhamdulillah, partisipasi sekolah di Bengkulu sudah tinggi berdasarkan data BPS. Tapi kita tidak boleh lengah. Salah satu cara menekan ATS adalah dengan memperjuangkan beasiswa, khususnya Program Indonesia Pintar (PIP),” jelasnya.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini menuturkan, keberadaan beasiswa PIP terbukti berdampak besar terhadap kelanjutan pendidikan anak-anak di Bengkulu. Apalagi selama dua tahun terakhir, sekitar 90.000 anak di provinsi ini sudah mendapatkan manfaat dari program tersebut.

Sedangkan tahun ini, ia kembali menargetkan jumlah penerima PIP bisa mencapai angka serupa.

Foto bersama.

Politisi perempuan PAN ini juga menyoroti pentingnya peningkatan nilai beasiswa yang sudah lama tidak mengalami penyesuaian.

“Untuk SD sebelumnya hanya Rp450 ribu, kami perjuangkan bisa naik menjadi Rp600 ribu. Begitu juga SMP dan SMA yang diusulkan naik menjadi Rp910 ribu,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Dewi juga tengah memperjuangkan agar anak-anak PAUD dan TK bisa masuk dalam skema penerima PIP, sejalan dengan program wajib belajar 13 tahun.

“Doakan tahun depan perjuangan ini bisa berhasil, sehingga kuota PIP untuk Bengkulu bisa bertambah dan ATS dapat ditekan serendah mungkin,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita