Petani Padi Dilindungi Asuransi Hadapi El Nino

  • 16 Sep 2026 21:03 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kementerian Pertanian menyiapkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk melindungi 100 ribu hektare lahan pertanian di seluruh Indonesia pada 2026. Program ini menjadi jaring pengaman finansial bagi petani ketika tanaman padi mengalami kerusakan atau gagal panen.

AUTP memberikan perlindungan terhadap kerugian akibat banjir, kekeringan, dan serangan organisme pengganggu tumbuhan. Risiko tersebut mencakup serangan wereng, tikus, penyakit blas, serta gangguan lain yang dapat merusak tanaman padi.

Program ini turut disiapkan untuk menghadapi potensi El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga enam bulan ke depan. Selain menyediakan perlindungan melalui AUTP, pemerintah juga memperkuat pengelolaan sumber daya air dan mempercepat program pompanisasi.

Nilai premi AUTP mencapai Rp180 ribu per hektare untuk satu musim tanam, tetapi 80 persen atau Rp144 ribu ditanggung pemerintah. Dengan subsidi tersebut, petani cukup membayar premi sebesar Rp36 ribu per hektare setiap musim tanam.

Petani dapat memperoleh klaim senilai Rp6 juta per hektare apabila tingkat kerusakan tanaman mencapai minimal 75 persen sesuai hasil pemeriksaan. Dana klaim dapat digunakan sebagai modal untuk mengolah lahan dan memulai kembali kegiatan pertanian pada musim berikutnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Andi Nur Alam Syah mengatakan perlindungan petani tidak cukup hanya melalui intervensi teknis. Mitigasi risiko juga perlu diperkuat melalui perlindungan finansial agar keberlanjutan usaha tani tetap terjaga.

Petani yang ingin mengikuti AUTP dapat menghubungi Penyuluh Pertanian Lapangan atau dinas pertanian setempat untuk memperoleh pendampingan pendaftaran. Kementerian Pertanian mengajak petani memanfaatkan program tersebut sebelum risiko terjadi agar lahan dan keberlanjutan usahanya terlindungi.

Sumber : Instagram kemeterian Pertanian dan Bakom RI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....