Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Terintegrasi AI melalui Smart PAI

  • 06 Agt 2026 12:56 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CI.ID, Bengkulu - Kementerian Agama meluncurkan 40 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti yang terintegrasi dengan platform digital Smart PAI berbasis Artificial Intelligence (AI). Buku-buku tersebut terdiri atas 39 buku untuk jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK dan SLB, serta satu buku ajar PAI untuk perguruan tinggi umum.

Dikutip dari laman Kementerian Agama, pada Kamis, 6 Agustus 2026, peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama mempercepat transformasi digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Melalui Smart PAI, guru dan peserta didik dapat mengakses buku digital, kelas interaktif, bank soal, perpustakaan digital, asesmen pembelajaran, hingga asisten AI yang terhubung dengan materi resmi dari buku-buku tersebut.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa transformasi digital merupakan keniscayaan yang harus direspons oleh dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan agama perlu mengikuti perkembangan teknologi agar tetap relevan dengan cara belajar generasi muda saat ini.

“Kita harus lebih cepat mengikuti perkembangan teknologi. Anak-anak kita sekarang berbeda dengan generasi sebelumnya. Jangan sampai pendidikan agama tertinggal dari cara belajar mereka,” ujar Nasaruddin Umar, pada Rabu 5 Agustus 2026.

Menag menjelaskan bahwa kehadiran teknologi berbasis kecerdasan buatan telah mengubah cara generasi muda memperoleh informasi dan pengetahuan. Oleh karena itu, buku pelajaran tidak lagi cukup menjadi sumber informasi semata, tetapi harus terintegrasi dengan sistem pembelajaran digital yang interaktif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa seluruh buku yang diluncurkan telah tersedia dalam platform Smart PAI dan dapat diakses secara daring dari berbagai daerah. Pengguna dapat membaca buku digital, mengunduh materi, mengerjakan latihan, mengikuti aktivitas pembelajaran, serta memanfaatkan fitur asisten AI yang tersedia pada platform tersebut.

Menurut Amien, asisten AI dalam Smart PAI memiliki perbedaan dengan layanan AI generatif pada umumnya. Seluruh jawaban yang diberikan hanya bersumber dari 40 buku resmi terbitan Kementerian Agama sehingga tetap berada dalam koridor kurikulum nasional dan materi keagamaan yang telah melalui proses validasi akademik.

Selain menghadirkan inovasi digital, buku-buku tersebut juga dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan agama Islam di Indonesia. Salah satunya melalui integrasi program Tuntas Baca Al-Qur'an (TBQ) yang bertujuan meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur'an peserta didik setelah hasil asesmen menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an masih perlu ditingkatkan.

Buku-buku tersebut juga mengintegrasikan Kurikulum Cinta yang menanamkan lima nilai utama, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu pengetahuan, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air. Materi pembelajaran juga memuat tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.

Amien menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan peran guru dalam proses pembelajaran. Menurutnya, teknologi hanya menjadi instrumen pendukung, sedangkan pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai keagamaan tetap menjadi tanggung jawab utama pendidik.

“Transfer pengetahuan bisa dibantu teknologi. Tetapi transfer nilai tidak akan pernah selesai dan tidak bisa digantikan oleh mesin,” ujar Amien.

Peluncuran 40 buku digital dan platform Smart PAI menjadi langkah strategis Kementerian Agama dalam memperkuat transformasi pendidikan agama Islam di era digital. Dengan memadukan kurikulum nasional, otoritas keilmuan, dan teknologi kecerdasan buatan, Kementerian Agama berharap pembelajaran PAI semakin mudah diakses, adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....