Harganas 2026: Ayah Wajib Hadir

  • 29 Jun 2026 12:12 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) /BKKBN mengusung tema besar "Ayah Wajib Hadir" dalam peringatan Harganas ke-33 tahun 2026.
  • Pemerintah mengajak para ayah di seluruh Indonesia untuk terlibat secara utuh dalam pengasuhan anak demi mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

RRI.CO.ID, Bengkulu – Hari Keluarga Nasional (Harganas) diperingati setiap tanggal 29 Juni secara resmi ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 39 Tahun 1994 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) /BKKBN mengusung tema besar "Ayah Wajib Hadir" dalam peringatan Harganas ke-33 tahun 2026.

Dilansir laman kemendukbangga.go.id, tema tersebut dipilih untuk merespons dinamika sosial di era modern. Pemerintah mengajak para ayah di seluruh Indonesia untuk terlibat secara utuh dalam pengasuhan anak demi mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Secara filosofis, keterlibatan seorang ayah tidak boleh lagi digantikan oleh kemajuan teknologi digital maupun kecerdasan buatan. Kehadiran figur ayah secara fisik, emosional, dan psikologis sangat krusial dalam membentengi moral anak dari dampak negatif algoritma gawai.

Data ilmiah dari Kemendukbangga/BKKBN menunjukkan bahwa interaksi aktif dengan ayah berdampak langsung pada kestabilan emosi dan perkembangan kognitif anak. Selain itu, dukungan moral dari suami terbukti mampu menurunkan tingkat stres ibu pasca melahirkan serta mengoptimalkan keberhasilan program ASI eksklusif.

Pilar pengasuhan bersama ini juga diposisikan sebagai strategi hulu yang sangat efektif dalam menekan angka stunting nasional. Sinergi yang harmonis di dalam rumah tangga dipastikan menjadi kunci utama dalam melahirkan generasi pemenang yang sehat dan tangguh.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji menegaskan bahwa ketangguhan keluarga berkorelasi linear dengan masa depan bangsa. Fondasi domestik yang kokoh menjadi tameng utama bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan ketidakpastian global di era modern.

Melalui rangkaian peringatan Harganas ke-33 ini, seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat menjadikan rumah sebagai tempat bernaung yang paling aman dan dirindukan. Komitmen kolektif dari lingkup terkecil ini akan menjadi motor penggerak utama dalam mengantarkan Indonesia menuju gerbang emas tahun 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....