Mentri ESDM Bahlil Tegaskan Investasi Migas Berkeadilan

  • 20 Mei 2026 20:25 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan pentingnya menciptakan iklim investasi migas yang berkeadilan di Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan energi di tengah kondisi geopolitik dan geoekonomi dunia yang belum stabil.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan hal itu saat membuka Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di Tangerang, Banten, Rabu (20/5). Ia menekankan pemerintah akan memberikan perlakuan setara kepada seluruh pelaku usaha di sektor hulu migas.

Dikutip dari laman esdm.go.id pada Rabu, 20 Mei 2026, kebijakan equal treatment akan diterapkan kepada BUMN, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), pemerintah daerah, hingga pengusaha lokal. Menurut Bahlil, seluruh pihak memiliki kontribusi penting terhadap pembangunan bangsa dan negara.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga meminta SKK Migas mempercepat proses perizinan usaha di sektor hulu migas. Ia menilai reformasi regulasi harus dibarengi dengan pelayanan yang cepat agar investasi dapat berjalan optimal.

Pemerintah turut mendorong pengusaha daerah memperoleh kesempatan lebih besar menjadi kontraktor migas di wilayah masing-masing. Bahlil berharap pengusaha lokal dapat menjadi tuan rumah di daerah sendiri selama tetap mengedepankan profesionalisme.

Selain itu, pemerintah memastikan tidak ada pemotongan kuota ekspor gas pada tahun 2026. Seluruh usulan kuota ekspor yang telah dikontrakkan ke luar negeri disebut sudah mendapatkan persetujuan dari pemerintah.

Pada acara tersebut, Bahlil juga menyaksikan penandatanganan delapan kontrak kerja sama wilayah kerja migas hasil lelang 2025. Pemerintah juga mengumumkan adanya 118 area potensial blok migas baru yang akan dikembangkan untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....