KKP Pastikan Produk Perikanan Aman Jelang Libur Nataru

  • 22 Des 2025 19:10 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan hasil perikanan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi jelang libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Hal tersebut terungkap usai KKP bersama Pasukan Gegana (Brimob) Polri melakukan kegiatan pengawasan cemaran radioaktif di sepanjang rantai produksi pada 16-19 Desember 2025 lalu.

"Kami turun ke lapangan dalam rangka surveilan mutu dan keamanan produk perikanan di sepanjang rantai produksi (hulu sampai hilir), terutama menjelang libur panjang Nataru untuk berikan jaminan kepada masyarakat bahwa ikan aman dikonsumsi," kata Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, 22 Desember.

Ishartini menjelaskan, pengawasan lapangan yang dilakukan KKP bersama Brimob Polri menyasar sektor hulu ikan, udang serta lobster.

Meliputi tambak pembesaran dan farm hatchery/perbenihan yang ada di Provinsi Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Barat.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing instansi bersinergi memadukan kompetensi dan keahlian dalam inspeksi biosecurity dan critical control point (CCP) radionuklida serta deteksi dini atau early warning terhadap potensi bahaya radioaktif sektor perikanan.

Kemudian, pihak terkait juga melaksanakan public awareness atau penyadartahuan terhadap pelaku usaha tambak dan masyarakat sekitar.

Foto : Ketika sidak.

"Kegiatan ini bersinergi dengan Korps Brimob Polri sesuai dengan tusi mereka terkait deteksi dini potensi bahaya Kimia, Biologis, Radioaktif dan Nuklir (KBRN), sementara kami bergerak dalam pengendalian CCP radionuklida di dalam rantai pasok perikanan," imbuhnya.

Untuk diketahui, saat ini KKP adalah satu-satunya lembaga sertifikasi ikan bebas radioaktif di Indonesia yang diakui oleh internasional, tak terkecuali Amerika Serikat (AS) melalui aturan impor (Import Alert).

Rekomendasi Berita