Hari Ibu sebagai Apresiasi Perjuangan Perempuan
- 21 Des 2025 22:48 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan. Momentum ini menegaskan bahwa Hari Ibu bukan sekadar perayaan “Mother’s Day”, melainkan juga “Indonesian Women’s Day” sebagai apresiasi bagi seluruh perempuan Indonesia.
Sejarah Peringatan Hari Ibu berakar dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang diselenggarakan pada 22–25 Desember 1928 di Yogyakarta. Kongres tersebut menyatukan berbagai organisasi perempuan dan menandai kebangkitan gerakan perempuan yang berdiri sejajar dengan laki-laki dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Penetapan resmi tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu dilakukan pada Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung tahun 1938 dan diperkuat melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Sejak saat itu, Hari Ibu menjadi simbol penghormatan terhadap peran perempuan sebagai agen perubahan sosial, penggerak pembangunan, dan penjaga nilai kemanusiaan.
Dalam perjalanan waktu, perempuan Indonesia terus menunjukkan ketangguhan melalui kontribusinya di berbagai bidang meski menghadapi tantangan seperti beban ganda, stigma sosial, dan kekerasan berbasis gender. Semangat kemandirian mereka menegaskan posisi perempuan sebagai pilar penting pembangunan bangsa.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045. ” Tema ini menekankan ketekunan perempuan yang bekerja keras meski terbatas sumber daya, tetap menjadi penopang ekonomi keluarga, sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupan.
Peringatan tahun ini menyoroti peran perempuan pesisir sebagai wujud nyata semangat “Perempuan Berdaya: Dari Akar Rumput untuk Indonesia Maju dan Berkelanjutan”. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 diharapkan menjadi inspirasi bagi lahirnya inisiatif nyata yang memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas hidup perempuan, dan mendorong partisipasi mereka dalam pembangunan, menuju Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....