Workshop Pendidikan Rumuskan Strategi Pengentasan Anak Tidak Sekolah

  • 20 Sep 2025 11:50 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI menggelar workshop pendidikan bertema Pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) dalam rangka mendukung program wajib belajar 13 tahun. Kegiatan ini berlangsung di Mercure Hotel Bengkulu, Sabtu (20/9/2025).

Workshop yang dihadiri ratusan guru, tenaga pendidik, serta jajaran Kemendikdasmen ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Anggota Komisi X DPR RI, Dewi Coryati, M.Si, yang tampil sebagai keynote speaker, serta akademisi nasional Prof. Sudarwan Danim dan Irfan Hari Prasetya.

Dalam pemaparannya, Dewi Coryati menegaskan penanganan ATS harus menjadi perhatian serius semua pihak. Apalagi anak tidak sekolah merupakan tantangan jangka panjang. Mengingat mereka berpotensi kehilangan kesempatan kerja, kontribusi ekonomi, bahkan bisa terpinggirkan dalam kehidupan sosial.

Dengan itu di perlukan nya kolaborasi lintas pemangku kepentingan agar program wajib belajar 13 tahun dapat terwujud melalui dukungan kebijakan, anggaran, hingga program pendampingan di lapangan harus diperkuat.

"Guru dan tenaga pendidik adalah ujung tombak. Maka, pelatihan, sosialisasi, dan bantuan biaya pendidikan bagi keluarga tidak mampu wajib terus ditingkatkan agar anak-anak kembali bersekolah,” tegasnya.

Sementara Ahli Kemendikdasmen RI, Drs. Purwadi Susanto, juga menekankan pentingnya pendekatan pendidikan sejak usia dini.

“Pendidikan dimulai bahkan sejak dalam kandungan. Orang tua perlu menanamkan nilai belajar sejak awal. Sementara alasan klasik seperti biaya, jarak, dan keterbatasan fasilitas harus segera dicarikan solusinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Sudarwan Danim menegaskan strategi komprehensif perlu dirancang untuk mengatasi ATS. “Pemerintah perlu mengintegrasikan data ATS, memperluas akses pendidikan, serta memperbanyak program afirmasi bagi siswa dari keluarga kurang mampu,” demikian tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....