Jelajahi Alam dan Sejarah Bengkulu
- 07 Jul 2025 05:13 WIB
- Bengkulu
KBRN, BENGKULU - Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, mengunjungi sejumlah destinasi unggulan di Provinsi Bengkulu pada 5 Juli 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya promosi wisata berbasis sejarah dan alam. Dalam sambutannya, Wamenpar menekankan bahwa Bengkulu memiliki kekayaan warisan sejarah dan alam yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat nilai edukatif dan inspiratif bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Dikutip dari kemenpar.go.id pada Senin (07/7/2025).
Salah satu titik penting dalam perjalanan Wamenpar adalah Rumah Pengasingan Bung Karno. Bangunan bersejarah ini menyimpan banyak peninggalan dan gagasan dari Presiden pertama Indonesia saat menjalani masa pengasingan di Bengkulu. Rumah ini kini difungsikan sebagai museum dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya, menjadi saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia yang sangat menarik untuk dijelajahi.
Tidak jauh dari sana, Wamenpar juga menyempatkan diri berkunjung ke Rumah Ibu Fatmawati, istri Bung Karno dan penjahit bendera pusaka merah putih. Rumah ini menyimpan barang-barang pribadi Fatmawati serta dokumentasi kehidupannya, yang menjadi inspirasi dan teladan bagi perempuan Indonesia. Kunjungan ini memperkuat nilai sejarah perempuan dalam perjuangan bangsa yang patut dikenang.
Selanjutnya, Wamenpar mendatangi Benteng Marlborough, salah satu benteng peninggalan kolonial Inggris yang dibangun pada 1714. Benteng ini menjadi destinasi favorit wisatawan karena menyatukan keindahan arsitektur kolonial dengan pemandangan laut Bengkulu yang memesona. Wamenpar menilai Bengkulu memiliki keunikan sejarah yang bisa menjadi daya tarik utama pariwisata nasional.
Untuk melengkapi kunjungan, Wamenpar juga mendukung ekonomi lokal dengan membeli produk khas Bengkulu, seperti olahan jeruk kalamansi. Ia mengajak wisatawan untuk menjadikan Bengkulu sebagai destinasi pilihan dalam menjelajahi kekayaan sejarah dan keindahan alam Indonesia. Dengan promosi yang tepat, Bengkulu diharapkan mampu berkontribusi pada pencapaian target nasional kunjungan wisatawan tahun 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....