Capaian Program 1.000 Dai 3T Tahun 2025
- 15 Mei 2025 11:14 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Kementerian Agama (Kemenag) merilis capaian program pengiriman 1.000 Dai 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) di 35 provinsi di Indonesia untuk tahun 2025. Program ini telah memberi layanan keagamaan pada ratusan ribu masyarakat muslim di wilayah pedalaman dan wilayah khusus pada Ramadan 1446 Hijriah.
Dalam bimbingan tahsin Al-Qur'an, para dai telah menjangkau 13.515 anak, 8.031 remaja, 9.222 kalangan ibu-ibu, dan 5.524 bapak. Mereka juga mengunjungi 7.947 kelompok Majelis Taklim dan mengajar di 1.573 TPA/TPQ.
Selain itu, para dai memberi 3.229 konsultasi keagamaan, menyampaikan 4.856 kultum/pengajian untuk 52.031 jemaah. Program ini juga menyasar 2.031 masjid dan 1.072 musala, serta melatih dan memberdayakan 3.483 remaja.
Dikutip dari laman Kementerian Agama (Kemenag) RI, kemenag.go.id pada Kamis (15/5/2025), Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, menjelaskan, misi dakwah program Dai 3T meliputi tiga aspek utama. Pertama, memperluas akses layanan keagamaan untuk semua komunitas Muslim, termasuk yang berada di daerah 3T.
Misi kedua untuk meningkatkan kualitas para dai, termasuk peluang mengikuti pelatihan (Daurah Duat) ke Timur Tengah. Dan ketiga, memperbaiki tata kelola layanan dakwah dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan manajemen yang lebih baik.
Zayadi mengatakan, program ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Dikatakannya, durasi program pengiriman dai yang relatif singkat kurang memadai untuk menciptakan dampak jangka panjang dalam membentuk pemahaman agama yang kokoh.
Selain itu, cakupan wilayah program ini juga masih terbatas. Meski telah menjangkau beberapa wilayah 3T, masih banyak daerah yang belum tersentuh oleh program ini.
Zayadi menungkapkan, perlu dilakukan evaluasi dan perencanaan lebih lanjut untuk memperluas jangkauan layanan keagamaan ke daerah-daerah yang belum terlayani. Program pengiriman dai sendiri telah berjalan sejak 2022 dengan jumlah dai yang meningkat setiap tahun.
Pada 2022, Kemenag mengirim sebanyak 8 dai, meningkat menjadi 50 dai pada 2023, dan 500 dai pada 2024. Di 2025, Kemenag mengirimkan 1.000 dai ke wilayah 3T di 35 provinsi.
Program ini digelar atas kerja sama dengan berbagai pihak, yaitu Badan Pengelola Keuangan Haji, BAZNAS, Dhompe Dhuafa, Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Salam Setara, YBM PLN, LAZ As-Salam fil Alamin, Baitul Mal Wal Muamalat, 10 LAZ Munzalan Indonesia, LAZ Mizan Amanah, Ponpes As’adiyah, Ma’had Aly al Mubarok, dan Ponpes Modern Dzikir Al Fath. Para mitra menyatakan komitmen untuk terus mendukung dan berkontribusi pada pelaksanaan program Dai 3T di tahun-tahun mendatang dengan diperkuat dengan adanya MoU antara Kemenag, BAZNAS, dan LAZNAS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....