Hari Down Syndrome Sedunia

  • 21 Mar 2025 08:27 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, BENGKULU : Hari Down Syndrome Sedunia diperingati setiap tanggal 21 Maret untuk meningkatkan kesadaran global tentang Down Syndrome serta mengakui hak-hak, kontribusi, dan kesejahteraan individu dengan kondisi ini. Peringatan ini pertama kali diakui secara resmi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2012.

Tanggal 21 Maret dipilih secara simbolis karena Down Syndrome terjadi akibat adanya tiga salinan kromosom ke-21 dalam tubuh seseorang, suatu kondisi yang dikenal sebagai trisomi 21.

Apa Itu Down Syndrome?

Down syndrome adalah kelainan genetik yang terjadi sejak lahir akibat kelebihan satu salinan kromosom ke-21. Kondisi ini dapat memengaruhi perkembangan fisik, kognitif, dan kesehatan individu. Namun, dengan dukungan yang tepat, orang dengan Down Syndrome dapat menjalani kehidupan yang produktif dan bermakna. Dikutip dari laman Instagram @kemensosri, Berikut fakta dan mitos Down Syndrome:

1. Mitos: Orang dengan Down Syndrome selalu merasa bahagia

Fakta: Mereka juga punya rentang perasaan dan suasana hati yang sama seperti orang lain pada umumnya

2. Mitos: Anak dengan Down Syndrome tidak bias bersekolah atau belajar

Fakta: Banyak anak dengan Down Syndrome menghadiri sekolah dan mendapatkan pendidikan di lingkungan belajar yang inkulisif dan mendukung kebutuhan mereka

3. Mitos: Orang dengan Down Syndrome tidak bisa bekerja atau berkontribusi pada masyarakat

Fakta: Banyak orang dengan Down Syndrome memiliki pekerjaan, baik itu di tempat kerja yang terintegrasi maupun di lingkungan yang lebih terstruktur. Banyak juga yang berprestasi di bidangnya masing-masing

Hari Down Syndrome Sedunia adalah momen penting untuk merayakan perbedaan dan mendukung hak-hak penyandang Down syndrome agar mereka dapat hidup dengan lebih mandiri dan bermartabat. Dengan meningkatkan kesadaran dan kepedulian, kita bisa menciptakan dunia yang lebih inklusif dan ramah bagi semua orang.

Selamat Hari Down Syndrome Sedunia, Mari kita terus menyebarkan semangat inklusivitas dan empati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....