Jemaah Lansia dan Disabilitas Dijemput Ambulans saat Tiba di Asrama Haji Bengkulu

  • 06 Jun 2026 22:49 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kedatangan jemaah haji Kloter 3 Padang atau Kloter 2 Bengkulu di Asrama Haji Bengkulu, Sabtu 6 Juni 2026, diwarnai dengan pemandangan sejumlah jemaah yang dibawa menggunakan ambulans paramedis menuju aula penyambutan. Kondisi tersebut sempat menarik perhatian keluarga dan masyarakat yang menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan mengatakan penggunaan ambulans tersebut bukan karena adanya kondisi darurat. Ambulans disiagakan khusus untuk membantu jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan saat proses kedatangan.

Menurutnya, para jemaah yang dibawa menggunakan ambulans pada dasarnya berada dalam kondisi sehat. Namun, sebagian dari mereka menggunakan kursi roda dan tidak dapat bergerak secara mandiri untuk berpindah dari kendaraan menuju lokasi penyambutan.

“Yang dibawa dengan ambulans itu adalah jemaah lansia dan disabilitas yang menggunakan kursi roda. Pada prinsipnya mereka sehat, hanya saja membutuhkan bantuan karena tidak bisa mandiri untuk masuk ke dalam bus,” ujarnya.

Petugas kesehatan dan paramedis telah disiagakan sejak sebelum rombongan tiba di Asrama Haji Bengkulu. Selain ambulans, sejumlah tenaga medis juga mendampingi proses penurunan jemaah guna memastikan seluruh tahapan kedatangan berjalan dengan aman dan nyaman.

Sebanyak ratusan jemaah haji asal Bengkulu yang tergabung dalam Kloter 3 Padang atau Kloter 2 Bengkulu diketahui tiba dalam kondisi umum yang baik setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi. Pemeriksaan kesehatan dan pendampingan khusus terus dilakukan terhadap jemaah yang memiliki risiko kesehatan tinggi, terutama kelompok lanjut usia.

Pihak penyelenggara haji berharap seluruh jemaah dapat segera beristirahat dan menjaga kondisi kesehatan setelah kembali ke daerah asal masing-masing. Keluarga juga diimbau memberikan perhatian lebih kepada jemaah lansia dan disabilitas agar proses pemulihan pasca ibadah haji dapat berlangsung dengan baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....