Pemkot Bengkulu Matangkan Penyambutan Jemaah Haji 1447 Hijriah
- 06 Jun 2026 13:09 WIB
- Bengkulu
RRI. CO. ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu telah mematangkan seluruh persiapan terkait proses pemulangan dan penjemputan jemaah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, kepulangan jemaah haji asal Provinsi Bengkulu sudah berlangsung secara bertahap mulai 5 hingga 9 Juni 2026.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bengkulu, Alex Periansyah, menegaskan bahwa seluruh rangkaian penyambutan jemaah haji akan dipusatkan di Asrama Haji Bengkulu guna menjamin kenyamanan, keamanan, dan ketertiban selama proses pemulangan berlangsung.
Ia menjelaskan, keluarga jemaah tidak diperkenankan melakukan penjemputan langsung di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Setelah tiba di bandara, seluruh jemaah akan langsung diberangkatkan menggunakan bus menuju Asrama Haji Bengkulu untuk mengikuti rangkaian kegiatan resmi yang telah disiapkan panitia. Di Asrama Haji, para jemaah akan mengikuti prosesi pelepasan dan pemulangan yang diselenggarakan panitia penyelenggara ibadah haji.
Selanjutnya dilakukan serah terima jemaah dari panitia dan Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada Pemerintah Kota Bengkulu sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga masing-masing. Sehingga semua Kegitan sudah tersusun untuk memastikan kenyamanan jemaah haji.
“Alurnya sudah jelas, dari bandara, jemaah langsung dibawa ke asrama haji, di sana dilakukan acara pelepasan dan penyerahan resmi kepada Pemerintah Kota Bengkulu. Setelah seluruh proses administrasi dan kepemerintahan selesai, barulah jemaah diserahkan secara tertib kepada pihak keluarga,” ujar Alex, Jumat 5 Juni 2026.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan di sekitar Asrama Haji Bengkulu, panitia juga menerapkan sejumlah aturan bagi keluarga penjemput. Setiap keluarga hanya diperbolehkan membawa satu unit kendaraan roda empat ke area penjemputan.
Selain itu, kendaraan yang digunakan wajib memasang stiker resmi yang telah disediakan panitia. Kendaraan tanpa stiker tidak akan diizinkan memasuki zona penjemputan utama.
“Demi ketertiban bersama dan menghindari kepadatan kendaraan, setiap keluarga hanya diperbolehkan membawa satu mobil. Kendaraan tersebut juga harus menggunakan stiker resmi dari panitia, aturan ini diterapkan untuk memberikan kenyamanan kepada para jemaah yang baru menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci,” katanya.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh keluarga jemaah dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Sehingga proses pemulangan jemaah haji dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh khidmat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....