Kemenhaj Imbau Jamaah Haji Jaga Kesehatan dan Jadi Teladan di tengah Masyarakat
- 05 Jun 2026 13:39 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pasca kembali dari Tanah Suci, jamaah haji asal Bengkulu diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan mempertahankan semangat ibadah yang telah terbentuk selama menjalankan rangkaian haji. Selain itu, para jamaah juga diharapkan dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Dr. H. Intihan, S.Ag., M.H., M.M., mengatakan bahwa setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia, jamaah perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik agar tetap prima. Terlebih, perbedaan cuaca, aktivitas yang padat selama ibadah haji, serta kelelahan perjalanan dapat memengaruhi kondisi kesehatan jamaah.
Menurutnya, jamaah diharapkan memanfaatkan masa pemulihan dengan beristirahat yang cukup, menjaga pola makan, mengonsumsi makanan bergizi. Serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan setelah tiba di rumah.
Selain kesehatan fisik, Intihan juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas spiritual yang telah dibangun selama berada di Tanah Suci. Ia berharap para jamaah dapat mempertahankan kebiasaan-kebiasaan baik yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji, seperti disiplin beribadah, menjaga akhlak, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Ia menegaskan bahwa jamaah haji merupakan figur yang dihormati di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sepulang dari Tanah Suci, para jamaah diharapkan dapat menjadi panutan dan memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.
"Predikat haji mabrur tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke daerah asal. Kami berharap jamaah haji Bengkulu dapat menjadi teladan dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan," ujar Intihan, Jumat 5 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pengalaman spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji hendaknya menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Kehadiran jamaah haji di tengah masyarakat diharapkan mampu membawa semangat kebersamaan, kedamaian, dan nilai-nilai positif yang dapat menginspirasi masyarakat lainnya.
Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu juga mengajak seluruh jamaah untuk terus bersyukur atas kesempatan yang telah diberikan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji serta menjaga kemabruran haji melalui amal saleh dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, para jamaah tidak hanya menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi daerah dan umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....