Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Haji Bengkulu Diimbau Perbanyak Konsumsi Air

  • 05 Mei 2026 22:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Serangkaian ibadah haji dan umrah wajib mulai dijalani oleh jemaah asal Bengkulu sejak keberangkatan pada Jumat, 24 April 2026. Selama proses ibadah berlangsung, tim kesehatan terus mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh.

Salah satu perhatian utama adalah kecukupan cairan tubuh agar jemaah terhindar dari dehidrasi. Imbauan ini disampaikan mengingat aktivitas ibadah yang padat serta kondisi cuaca yang cukup ekstrem.

Dokter Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Provinsi Bengkulu, Muhammad Rudy Chairudin, menjelaskan rangkaian perjalanan ibadah membutuhkan waktu yang cukup lama. Dalam satu tahapan, jemaah bahkan dapat menempuh perjalanan hingga 6 hingga 7 jam.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan cairan tubuh menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Jemaah diminta rutin mengonsumsi air agar tetap bugar selama menjalankan ibadah.

Dehidrasi dinilai dapat berdampak serius terhadap kesehatan jemaah. Terlebih, kondisi cuaca di Arab Saudi jauh berbeda dengan Indonesia dan cenderung lebih panas.

Pada siang hari, suhu udara di Arab Saudi dilaporkan dapat mencapai hingga 47 derajat Celsius. Suhu ekstrem ini meningkatkan risiko kelelahan hingga gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Untuk itu, tim kesehatan haji Bengkulu terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jemaah. Pengawasan difokuskan pada asupan cairan serta kondisi fisik agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar tanpa kendala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....