205 Jemaah haji Bengkulu Kloter 2 Padang Miliki Risiko Tinggi Berat
- 30 Apr 2026 12:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Data kesehatan jemaah calon haji (CJH) asal Bengkulu yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 2 Embarkasi Padang menunjukkan berbagai kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Kloter ini diberangkatkan pada 24 April 2026 dengan seluruh jemaah telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.
Berdasarkan data, status kesehatan jemaah lanjut usia (lansia) menunjukkan bahwa sebanyak 116 jemaah memiliki riwayat penyakit, sementara 29 jemaah lainnya dinyatakan dalam kondisi sehat. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam pelayanan kesehatan selama proses ibadah haji.
Dari sisi kategori prioritas risiko tinggi (risti), jemaah terbagi dalam tiga tingkatan. Sebanyak 121 jemaah masuk kategori risiko ringan, 91 jemaah kategori sedang, dan 71 jemaah kategori berat. Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, jumlah jemaah berisiko terdiri dari 149 pria dan 169 wanita.
Seluruh jemaah dalam kloter ini telah menjalani pengawasan serta pemeriksaan kesehatan oleh tim medis di Asrama Haji Bengkulu. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan kesiapan fisik jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Bengkulu, dr. Ester Meylina, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan terdeteksi sejumlah penyakit penyerta. “Tercatat 167 jemaah menderita hipertensi, 34 jemaah diabetes, dua jemaah penyakit jantung, serta dua jemaah mengalami gagal jantung dan komplikasi, dengan total 205 jemaah,” ujarnya.
Selain itu, pemeriksaan laboratorium juga dilakukan terhadap sebagian jemaah. Sebanyak 68 jemaah menjalani tes kehamilan dan dua jemaah melakukan pemeriksaan hemoglobin, sehingga total pemeriksaan laboratorium mencapai 70 jemaah. Selama berada di asrama, terdapat tiga jemaah yang mendapatkan layanan rawat jalan.
Dalam kloter ini juga terdapat jemaah yang menggunakan alat bantu mobilitas. Tercatat enam jemaah menggunakan kursi roda dan empat jemaah menggunakan tongkat. Kondisi ini menjadi bagian dari perhatian khusus tim kesehatan dalam pendampingan selama perjalanan ibadah.
“Dalam rombongan kloter 2 Embarkasi Padang terdiri dari 370 jemaah asal Kota Bengkulu, 21 jemaah dari Kabupaten Kepahiang, dan dua jemaah dari Kabupaten Lebong. Seluruh jemaah telah mendapatkan layanan terbaik dari panitia haji daerah dan tim kesehatan di Asrama Haji Bengkulu,” kata dr. Ester Meylina, 27 April 2026. Selain itu, kloter ini juga didampingi petugas haji, yaitu satu orang TKHI, satu orang TPHI, satu orang TPIHI, serta satu orang TPHD/TKHD yang seluruhnya telah berada di Tanah Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....