Antisipasi Terhindar dari Kejahatan Begal, Ini Imbauan dari Polri

  • 21 Jul 2026 20:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kejahatan jalanan seperti begal masih menjadi ancaman bagi masyarakat, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur sepi atau pada jam rawan. Oleh karena itu, kewaspadaan dan langkah pencegahan menjadi hal penting untuk mengurangi risiko menjadi korban.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Polri yakni Pid.kepri.polri.go.id 30 April 2026, aksi pembegalan umumnya terjadi karena adanya peluang, seperti kondisi jalan yang sepi, minim penerangan, serta kelengahan korban saat berkendara. Pembegal biasanya mengincar pengendara motor yang sendirian berkendara terutama pada malam dan dinihari.

Polri mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari. Waktu antara pukul 23.00 hingga 04.00 WIB disebut sebagai jam rawan terjadinya aksi begal.

Salah satu langkah utama untuk menghindari kejahatan tersebut adalah memilih rute yang aman. Pengendara disarankan menggunakan jalan utama yang ramai dan memiliki penerangan cukup, meskipun harus menempuh jarak lebih jauh.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk tidak berkendara sendirian di jalur sepi. Jika memungkinkan, berkendaralah beriringan dengan kendaraan lain agar tidak menjadi target empuk pelaku kejahatan.

Polri juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan. Pengendara diminta rutin memantau situasi melalui spion dan mengenali tanda-tanda mencurigakan, seperti kendaraan yang terus mengikuti dari belakang.

Di sisi lain, masyarakat diminta tidak memancing perhatian pelaku dengan menunjukkan barang berharga secara terbuka. Penggunaan perhiasan mencolok atau menyimpan ponsel di tempat yang terlihat dapat meningkatkan risiko menjadi sasaran kejahatan.

Jika berada dalam situasi darurat, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Polri mengimbau agar korban tidak melawan secara fisik ketika terancam, melainkan segera menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian kepada pihak berwajib.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengambil langkah pencegahan tambahan seperti memberi tahu keluarga terkait rute perjalanan, menghindari pola perjalanan yang mudah ditebak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman sebelum digunakan.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari kejahatan begal. Peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan diri juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....