Waspadai Risiko Pemerasan Melalui Aplikasi Kencan
- 30 Jun 2026 10:06 WIB
- Bengkulu
RRi.CO.ID, Bengkulu Popularitas aplikasi kencan semakin meningkat karena memberikan kemudahan bagi seseorang untuk berkenalan dengan orang baru, namun di balik manfaat tersebut terdapat berbagai risiko yang perlu diwaspadai oleh seluruh pengguna. Salah satu ancaman yang paling sering terjadi adalah pemerasan yang dilakukan oleh pelaku dengan memanfaatkan hubungan emosional maupun informasi pribadi yang diperoleh dari korbannya.
Dilansir dari youtube Nusantara TV ; Pelaku biasanya memulai aksinya dengan membangun komunikasi yang intens dan bersikap sangat perhatian sehingga korban merasa nyaman dalam waktu yang relatif singkat. Setelah kepercayaan korban terbentuk, pelaku mulai mengajak berpindah ke aplikasi percakapan lain agar komunikasi lebih sulit dipantau oleh pihak penyedia layanan.
Dalam beberapa kasus, pelaku meminta korban mengirimkan foto atau video pribadi dengan berbagai alasan, mulai dari bentuk kepercayaan hingga bukti keseriusan menjalin hubungan. Materi tersebut kemudian dijadikan alat ancaman untuk meminta sejumlah uang dengan iming-iming tidak akan menyebarkan foto atau video kepada keluarga, teman, maupun media sosial korban.
Tidak sedikit pula pelaku yang mengaku mengalami kesulitan keuangan, membutuhkan biaya pengobatan, atau ingin membeli tiket perjalanan untuk bertemu langsung dengan korban. Cerita yang dibuat biasanya dirancang sedemikian rupa agar membangkitkan rasa iba sehingga korban bersedia mentransfer uang tanpa melakukan pengecekan terhadap identitas orang tersebut.
Para ahli keamanan digital mengimbau masyarakat agar tidak mudah membagikan data pribadi seperti alamat rumah, nomor identitas, rekening bank, maupun informasi pekerjaan kepada orang yang baru dikenal melalui internet. Pengguna juga sebaiknya menghindari mengirim foto atau video yang bersifat pribadi karena sekali dikirim, materi tersebut dapat disimpan dan disalahgunakan kapan saja.
Apabila seseorang mulai mengancam, meminta uang, atau memaksa korban memenuhi permintaan tertentu, langkah terbaik adalah menghentikan komunikasi, menyimpan seluruh bukti percakapan, dan segera melaporkan akun tersebut kepada penyedia aplikasi maupun pihak berwenang. Korban juga disarankan tidak memenuhi tuntutan pelaku karena dalam banyak kasus pemerasan akan terus berlanjut meskipun permintaan pertama telah dipenuhi.
Menggunakan aplikasi kencan tetap dapat menjadi sarana untuk memperluas pergaulan apabila dilakukan dengan bijak dan penuh kehati-hatian. Menjaga privasi, memverifikasi identitas lawan bicara, serta tidak mudah terbawa perasaan merupakan langkah penting untuk menghindari risiko pemerasan dan berbagai bentuk kejahatan digital lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....