Tekor 20 Juta, Admin Arisan Online Dipolisikan

  • 30 Jan 2025 10:48 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, BENGKULU: Nova Lestari, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Irian, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, melaporkan kasus dugaan penipuan modus arisan online ke Polresta Bengkulu. Ia mengaku mengalami kerugian hingga 20 juta rupiah setelah admin arisan online tidak membayarkan uang arisan kepadanya yang sudah seharusnya diterima beberapa waktu lalu.

Nova menuturkan, kejadian berawal saat ia mengikuti arisan online dengan admin berinisial AN warga Kota Bengkulu. Awal pembukaannya, ada 20 orang yang ikut dan korban mengambil nomor terakhir.

Setelah berjalan dan tiba gilirannya, seharusnya ia mendapatkan uang arisan. Namun terlapor AN malah tidak sanggup membayarkan uang arisan kepadanya.

Nova menyebutkan, sebelum melaporkan kejadian ke polisi, ia sudah beberapa kali menyampaikan somasi kepada terlapor AN, namun selalu diabaikan. Bahkan, saat korban mendatangi rumah terlapor, terlapor tak ada di rumah.

Saat itu di rumah terlapor, korban hanya berhasil menemui orang tua terlapor yang rupanya sudah lepas tangan dengan tingkah terlapor.

"Kita sudah sampaikan somasi, namun belum ada kejelasan dari terlapor. Saya terima arisan di bagian terakhir dengan total ada 20 slot," kata Nova.

Ditambahkan Nova, sebelum kejadian ini, ia sudah mendapatkan kabar jika peserta arisan yang lain sempat mendapatkan pembayaran yang telat dari terlapor dengan berbagai macam alasan. Salah satunya uang terpakai untuk keperluan pribadinya.

Atas kejadian itulah, korban kemudian melaporkan kasus dugaan penipuan ke Polresta Bengkulu dengan membuat terlebih dahulu Dumas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....