Olahraga Ketemu Fashion, Mengapa Outfit Kini Ikut Jadi Perhatian saat Berolahraga?

  • 20 Sep 2026 17:07 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Olahraga kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi perlahan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang juga bersinggungan dengan dunia fashion. Mulai dari lari, tenis, padel, hingga sekadar berjalan santai saat Car Free Day, pakaian yang digunakan semakin mendapat perhatian karena banyak orang ingin tetap merasa nyaman sekaligus tampil menarik ketika beraktivitas.

Perubahan tersebut melahirkan tren yang dikenal sebagai athleisure, yaitu gaya berpakaian yang memadukan unsur pakaian olahraga dengan busana kasual sehingga dapat digunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Dikutip dari Liputan6 dalam artikel berjudul “Anti Salah Kostum di CFD, Begini Kunci Tampil Modis dan Nyaman dengan Gaya Athleisure”, Car Free Day kini tidak hanya menjadi kesempatan untuk berolahraga, tetapi juga berkembang menjadi fenomena budaya tempat kenyamanan dan gaya berpakaian saling bertemu.

Tren pakaian olahraga yang semakin diperhatikan juga sejalan dengan berkembangnya pasar sportswear di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan informasi dari Kementerian Perindustrian yang mengutip laporan Euromonitor International, nilai pasar sportswear Indonesia mencapai sekitar Rp38,5 triliun pada 2025 atau tumbuh sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan nilainya diproyeksikan mencapai sekitar Rp58,6 triliun pada 2030.

Pertemuan antara olahraga dan fashion juga terlihat pada tenis, ketika pakaian yang sebelumnya lebih banyak dipilih berdasarkan fungsi kini turut mempertimbangkan warna, potongan, hingga penampilan pemain ketika berada di lapangan. Dikutip dari Liputan6 dalam artikel “Tren Fashion Tenis Makin Stylish, dari Lapangan hingga Gaya Sehari-hari”, legenda tenis Indonesia Yayuk Basuki mengatakan bahwa penampilan memiliki peran terhadap kepercayaan diri, meskipun pakaian tetap perlu memberikan kenyamanan dan ruang gerak ketika digunakan bertanding.

Meski penampilan semakin diperhatikan, memilih pakaian olahraga tetap tidak bisa hanya mengandalkan model yang terlihat menarik karena setiap aktivitas memiliki kebutuhan yang berbeda. Berdasarkan informasi dari Dewi Magazine, pakaian untuk jogging sebaiknya terasa ringan saat digunakan berlari, yoga dan Pilates membutuhkan bahan yang dapat mengikuti gerakan tubuh, sedangkan pakaian untuk padel perlu memiliki sirkulasi udara yang baik serta memberikan keleluasaan bergerak.

Fenomena ini semakin terlihat ketika aktivitas olahraga mulai beririsan dengan kegiatan komunitas, penggunaan teknologi, hiburan, dan kebutuhan gaya hidup masyarakat perkotaan. Dikutip dari Metro TV News dalam artikel “Tren Gaya Hidup Urban Buka Peluang Bisnis Baru”, aktivitas lari kini tidak hanya berkaitan dengan sepatu, tetapi juga penggunaan smartwatch, perangkat audio, pakaian olahraga, hingga kegiatan bersama komunitas, sementara perubahan serupa juga terlihat pada olahraga seperti padel dan golf.

Pada akhirnya, meningkatnya perhatian terhadap outfit menunjukkan bahwa cara masyarakat menikmati olahraga terus mengalami perubahan, dari aktivitas yang semula berfokus pada kebugaran menjadi bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri. Namun, di tengah banyaknya pilihan pakaian yang semakin modis, kenyamanan dan kesesuaian dengan jenis aktivitas tetap menjadi hal penting agar outfit bukan hanya menarik ketika dikenakan, tetapi juga mampu mendukung tubuh untuk bergerak dengan leluasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....