Cara Mengatasi Smash Keras dari Pemain Belakang dalam Permainan Badminton

  • 16 Sep 2026 08:47 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menghadapi pemain belakang yang memiliki smash keras menjadi tantangan tersendiri dalam permainan badminton, terutama pada nomor ganda. Pemain perlu memiliki pertahanan yang baik agar smash lawan tidak mudah menghasilkan poin.

Menurut Coach Yangyang melalui akun YouTube Coach Yangyang, smash lawan akan semakin keras ketika shuttlecock berada di sekitar posisi angka 11 pada jam atau berada di depan tubuh lawan. Karena itu, pemain bertahan sebaiknya tidak mengembalikan bola tepat ke arah titik pukul lawan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggeser arah pengembalian bola agar jauh dari jangkauan lawan. Bola dapat diarahkan ke sisi forehand maupun sisi overhead lawan sehingga lawan tidak mendapatkan posisi yang nyaman untuk melakukan smash keras dan tajam.

Selain arah bola, posisi tangan juga perlu diperhatikan saat melakukan defense. Coach Yangyang menjelaskan bahwa posisi pegangan tangan sebaiknya selalu berada di atas agar pemain lebih siap menerima smash dan dapat memanfaatkan pantulan raket ketika menahan pukulan keras.

Pemain juga perlu memberikan jarak antara raket dan badan ketika melakukan pertahanan. Posisi raket yang terlalu dekat dengan badan dapat membuat gerakan tangan menjadi kurang leluasa sehingga tenaga untuk menahan smash lawan juga berkurang.

Pengembalian bola secara datar juga dapat menjadi pilihan untuk mengurangi kesempatan lawan melakukan serangan keras. Setelah melakukan defense dengan pola Ding Dong untuk mengembalikan drive, tangan sebaiknya segera kembali ke posisi siap di atas agar pemain dapat melanjutkan dengan pukulan drive.

Dengan pertahanan yang tepat, pemain tidak harus selalu membalas smash keras dengan pukulan keras pula. Mengatur arah bola, menjaga posisi raket, serta melakukan pengembalian datar dapat membantu membuat lawan kehilangan posisi ideal untuk melancarkan smash berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....