Dari Mabar sampai Nonton Turnamen, Mobile Legends Sudah Jadi Hiburan Anak Muda
- 14 Sep 2026 07:08 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) masih menjadi salah satu game yang lekat dengan keseharian banyak anak muda di Indonesia, baik untuk sekadar mengisi waktu luang maupun bermain bersama teman. Istilah “mabar” atau main bareng pun sudah menjadi bagian dari kebiasaan para pemain, membuat aktivitas bermain game tidak lagi sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana bersosialisasi.
Kebiasaan tersebut terlihat dari banyaknya ruang komunitas yang mempertemukan pemain dengan berbagai tingkat kemampuan, mulai dari pemain baru hingga mereka yang sudah berada di rank tinggi. Berdasarkan informasi yang tercantum pada Linktree resmi Mobile Legends: Bang Bang Indonesia, tersedia sejumlah grup Facebook yang dibagi berdasarkan kategori rank serta akses untuk mabar, menunjukkan bahwa interaksi antarpemain menjadi bagian penting dari komunitas game tersebut.
Keseruan Mobile Legends juga tidak berhenti ketika pemain meletakkan ponselnya, karena pertandingan profesional kini menjadi tontonan yang memiliki basis penggemar besar. Pemain yang biasanya sibuk menyusun strategi ketika mabar dapat berubah menjadi penonton yang mendukung tim favorit, mengikuti perjalanan pemain profesional, hingga membicarakan hasil pertandingan bersama komunitas.
Besarnya minat terhadap pertandingan profesional terlihat dari jumlah penonton MPL Indonesia Season 17 yang digelar pada 2026. Dikutip dari Esports Charts, pertandingan Grand Final antara Bigetron by Vitality dan ONIC Esports mencatat hampir 2,95 juta penonton pada waktu bersamaan, sekaligus menjadikan MPL Indonesia Season 17 sebagai turnamen esports paling populer berdasarkan peak viewers sepanjang Juni 2026.
Antusiasme itu masih berlanjut melalui MPL Indonesia Season 18 yang berlangsung sejak Agustus 2026 dan menghadirkan sejumlah tim populer seperti ONIC, RRQ, EVOS, Bigetron, dan Alter Ego. Dikutip dari situs resmi MPL Indonesia, sejumlah pertandingan pada musim ini tercatat berstatus “sold out”, termasuk duel Alter Ego melawan RRQ pada 12 September dan ONIC melawan Alter Ego pada 13 September 2026.
Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana Mobile Legends berkembang dari permainan di layar ponsel menjadi bagian dari hiburan yang dinikmati dalam berbagai bentuk, mulai dari mabar, mengikuti konten komunitas, hingga menyaksikan kompetisi profesional. Bahkan, dikutip dari MOONTON Games, program Golden Month MLBB pada Ramadan 2026 turut menghadirkan “Mabar Arena” sebagai tempat penggemar bertemu dan bermain bersama, memperlihatkan bagaimana aktivitas dalam game dapat berkembang menjadi interaksi di dunia nyata.
Pada akhirnya, daya tarik Mobile Legends tidak hanya terletak pada pertandingan lima lawan lima atau usaha menaikkan rank, tetapi juga pada pengalaman sosial dan hiburan yang terbentuk di sekitarnya. Dari ajakan sederhana untuk mabar sepulang sekolah atau bekerja hingga keseruan mendukung tim profesional di MPL, Mobile Legends telah menjadi salah satu contoh bagaimana game bisa tumbuh menjadi bagian dari budaya hiburan anak muda masa kini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....