Tidur dengan Lampu Kuning 5 Watt Bisa Lebih Nyaman untuk Malam Hari

  • 13 Agt 2026 21:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sebagian orang memilih tetap menyalakan lampu saat tidur karena merasa lebih nyaman dibandingkan berada dalam ruangan yang sepenuhnya gelap. Lampu berwarna kuning dengan daya rendah seperti 5 watt sering dipilih karena memberikan pencahayaan yang terasa lebih hangat dan tidak terlalu menyilaukan.

Dari sisi ritme tubuh, warna dan intensitas cahaya pada malam hari memang perlu diperhatikan. Paparan cahaya pada malam hari dapat memengaruhi produksi melatonin, yaitu hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur dan bangun.

Cahaya dengan komponen biru yang lebih tinggi cenderung memberikan pengaruh lebih besar terhadap penekanan melatonin dibandingkan cahaya hangat. Penelitian terbaru mengenai pencahayaan rumah juga menemukan bahwa lampu putih dingin memiliki efek penekanan melatonin yang lebih besar dibandingkan lampu putih hangat.

Karena itu, lampu kuning atau bernuansa hangat dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai apabila seseorang memang membutuhkan cahaya ketika berada di kamar pada malam hari. Sebuah penelitian terhadap paparan beberapa jenis lampu rumah juga menemukan bahwa cahaya kuning tidak menunjukkan penurunan peningkatan melatonin seperti beberapa jenis cahaya yang memiliki komponen biru.

Meski demikian, angka 5 watt tidak dapat dijadikan patokan tunggal untuk menentukan seberapa besar pengaruh lampu terhadap tidur. Jenis lampu, efisiensi bohlam, jarak dari tempat tidur, arah cahaya, serta tingkat terang yang diterima mata juga menentukan paparan cahaya sebenarnya.

Jika ingin menggunakan lampu saat tidur, pilih cahaya yang redup dan bernuansa hangat serta hindari lampu yang langsung mengarah ke wajah. Semakin sedikit cahaya yang masuk ke mata pada waktu tidur, semakin kecil pula kemungkinan cahaya tersebut mengganggu sistem biologis yang mengatur tidur.

Bagi orang yang nyaman tidur dalam kondisi gelap, mematikan lampu tetap menjadi pilihan yang baik. Penelitian mengenai pencahayaan rumah menunjukkan bahwa paparan cahaya pada malam hari dapat meningkatkan kewaspadaan setelah waktu tidur dan memengaruhi sistem sirkadian.

Jadi, tidur menggunakan lampu kuning 5 watt bukan berarti otomatis lebih sehat daripada tidur dalam kondisi gelap. Namun, apabila seseorang membutuhkan penerangan, memilih lampu yang redup dan hangat serta mengurangi intensitas cahaya menjelang tidur dapat menjadi pilihan yang lebih ramah terhadap ritme tidur.

Sumber: Scientific Reports; Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism; Sleep Advances; Physiology & Behavior.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....