Pengalaman El, Siswa SAB Mahira: Prau Mengajarkan Arti Perjuangan

  • 14 Agt 2026 16:55 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Bagi El siswa SAB Mahira, perjalanan menuju Gunung Prau bukan sekadar kegiatan mendaki gunung. Perjalanan tersebut menjadi pengalaman yang mempertemukan dirinya dengan tantangan, kebersamaan dan keindahan alam.

Menurut El, salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika harus melewati jalur pendakian yang menanjak dan menguras tenaga. Rasa lelah perlahan terbayar ketika dirinya bersama teman-teman berhasil mencapai kawasan camp dan melihat langsung suasana pegunungan dari ketinggian.

“Awalnya saya berpikir pendakian ini hanya tentang sampai ke puncak. Tapi setelah menjalaninya, ternyata banyak hal yang bisa dipelajari. Kita harus sabar, saling membantu dan tidak mudah menyerah ketika merasa capek,” ujar El, siswa SAB Mahira.

Bagi El, suasana di Gunung Prau juga memberikan pengalaman yang berbeda dari kehidupan sehari-hari. Jauh dari rutinitas sekolah dan kehidupan perkotaan, ia bersama teman-temannya dapat menikmati udara pegunungan, pemandangan alam serta suasana kebersamaan di area perkemahan.

“Yang paling saya ingat adalah kebersamaannya dan saat capek, teman-teman saling menyemangati. Ketika sudah sampai camp, rasanya senang sekali karena perjuangan selama perjalanan terasa terbayar,” katanya.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi El bahwa mendaki gunung bukan hanya mengenai kemampuan fisik. Ada proses membangun mental, keberanian, tanggung jawab dan kepedulian terhadap orang lain.

Ia menuturkan perjalanan pendakian ke gunung Prau dengan rute yang lumayan menantang bagi pendaki pemula, namun terbayarkan dengan suguhan keindahan panorama alam. Ia juga mengaku bahwa perjalanan ke Gunung Prau membuatnya semakin menghargai alam.

“Setelah melihat langsung keindahan Gunung Prau, saya merasa kita harus menjaga alam. Jangan membuang sampah sembarangan dan jangan merusak lingkungan, karena tempat seperti ini bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk orang lain dan generasi berikutnya,” tutur El.

Pengalaman para siswa SAB Mahira di Gunung Prau menjadi bagian dari pembelajaran berbasis petualangan yang tidak hanya mengajarkan keberanian menaklukkan medan, tetapi juga membangun karakter. Sebab, seperti tema ekspedisi yang diusung SAB Mahira, “Tangguh di Alam, Tangguh dalam Hidup,” tantangan di gunung pada akhirnya dapat menjadi cermin bagi siswa untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi El, puncak Gunung Prau mungkin hanya menjadi satu tujuan perjalanan. Namun, pelajaran tentang perjuangan, kebersamaan dan menjaga alam menjadi pengalaman yang jauh lebih berharga untuk dibawa pulang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....