Kafka Buktikan Belajar Bahasa Inggris Membuatnya Bisa Berprestasi

  • 04 Agt 2026 09:29 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Belajar bahasa Inggris tidak selalu bergantung pada kemampuan, melainkan ditentukan oleh metode belajar yang tepat dan konsistensi berlatih. Pesan itu disampaikan English enthusiast asal Bengkulu, Kafka, saat menjadi narasumber dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Bengkulu pada Senin, 3 Agustus 2026.

Menurut Kafka, banyak orang menganggap bahasa Inggris sulit karena belum menemukan cara belajar yang sesuai dengan karakter masing-masing. Padahal, kesempatan berinteraksi dengan bahasa Inggris sebenarnya hadir setiap hari melalui berbagai media maupun aktivitas sehari-hari.

Dalam perbincangan tersebut, Kafka menceritakan dirinya kini aktif sebagai pengajar di Colorado Course sekaligus bergabung dalam proyek Barbel bersama komunitas pecinta bahasa Inggris. Kecintaannya terhadap bahasa Inggris juga membawanya menjadi delegasi Universitas Bengkulu dalam program internasional di Filipina selama lebih dari satu bulan.

Ia mengungkapkan ketertarikannya mempelajari bahasa Inggris berawal dari lingkungan keluarga, karena sang ibu merupakan dosen bahasa Inggris di Universitas Bengkulu. Semangat itu kemudian semakin tumbuh setelah bergabung dalam organisasi dan bertemu banyak orang yang memiliki minat serupa.

Meski telah memiliki berbagai pengalaman, Kafka mengaku tetap menghadapi tantangan berupa komentar negatif ketika mulai aktif menggunakan bahasa Inggris. Namun, ia memilih menjadikan kritik sebagai motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan berbicara tanpa takut melakukan kesalahan.

Menurutnya, keberanian untuk berbicara menjadi langkah penting sebelum seseorang menguasai tata bahasa maupun pelafalan secara sempurna. Kesalahan dalam proses belajar dinilai sebagai hal yang wajar, karena kemampuan berbahasa akan berkembang melalui latihan yang dilakukan secara konsisten.

Selain aktif mengajar, Kafka juga menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya menjadi Putri Kampus 2024, Gadis Intelligensia Bengkulu 2025, serta terpilih mengikuti program magang di University of Santo Tomas, Filipina. Ia berharap semakin banyak generasi muda berani memulai belajar bahasa Inggris tanpa rasa takut, karena kepercayaan diri menjadi kunci utama untuk terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....