Pentingnya Menjaga Emosi saat Bermain Badminton
- 29 Jul 2026 13:47 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Bermain badminton tidak hanya tentang adu teknik dan strategi, tetapi juga kekuatan mental pemain. Terkadang dalam permainan pemain seringkali menghadapi keadaan yang memicu emosi.
Melakukan kesalahan sendiri, tertinggal poin, atau menerima keputusan wasit yang kurang menguntungkan bagi pemain hal seperti ini biasanya akan memicu emosi pemain. Jika emosi tidak dapat dikendalikan, maka fokus akan berkurang dan permainan akan semakin tidak terkendali.
Pemain yang biasanya mudah emosian itu mudah kalah. Kenapa bisa seperti itu? Dikutip dari akun intagram lining.sunlight.Indo kita bisa ketahui bersama penyebabnya.
Pertama saat pemain mulai main emosi maka akan merusak akurasi. Saat marah, otot tangan jadi kaku, bikin kehilangan feel untuk eksekusi netting tipis atau dropshot halus.
Kedua, emosi dapat membuat refleks kaki lemot. Saat emosi meratapi poin yang hilang, otak tertinggal dimasa lalu dan akibatnya kaki otomatis telat merespon kok atau bola yang datang selanjutnya.
Ketiga, pemain yang emosian biasanya akan menjadi sasaran atau target empuk oleh lawan. Saat emosi, lawan akan sengaja memancingmu melakukan smash terburu-buru dari posisi sulit sampai akhirnya mati sendiri.
Keempat, fisik gampang ngos-ngosan. Emosi itu membuat energi bocor, detak jantung melonjak karena stress, membuat kamu kehabisan bensin sebelum permainan selesai.
Melatih emosi sangat penting bagi seorang atlit. Untuk memperbaikinya sebaiknya lakukan tarik nafas dan reset mentalmu.
Para pemain professional bukan tidak pernah emosi atau kesal. Tetapi mereka sudah pandai melupakan kesalahan dalam hitungan detik, hal ini dilakukan agar dapat fokus ke permain selanjutnya.
Pengalaman bertanding juga akan membantu melatih mengendalikan emosi. Semakin sering mengikuti pertandingan dan latihan simulasi akan semakin terlatih dalam menghadapi tekanan dalam pertandingan.
Jadi, jagalah emosi anda saat di lapangan dan berikanlah performa terbaik anda. Teknik yang baik akan lebih efektif jika didukung oleh ketenangan, fokus, dan mental yang kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....