Cara Mendaur Ulang Sampah Rumah Tangga agar Lebih Bermanfaat dan Bernilai Ekonomi

  • 30 Jun 2026 20:57 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga terus menjadi perhatian seiring meningkatnya volume sampah yang dihasilkan setiap hari. Salah satu langkah yang dinilai paling efektif adalah menerapkan prinsip 3R, yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).

Langkah pertama yang dapat dilakukan di rumah adalah memilah sampah berdasarkan jenisnya. Sampah organik seperti sisa makanan, kulit buah, dan daun kering dipisahkan dari sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, kaleng, dan kaca.

Sampah organik dapat diolah menjadi kompos menggunakan komposter sederhana atau lubang biopori. Pupuk kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman hias maupun tanaman pangan di pekarangan rumah.

Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, pengomposan juga mampu mengurangi emisi gas rumah kaca yang berasal dari pembusukan sampah organik di landfill. Sementara itu, sampah anorganik memiliki potensi ekonomi yang cukup besar.

Botol plastik dapat dijadikan pot tanaman, wadah penyimpanan, atau disetorkan ke bank sampah untuk didaur ulang menjadi bahan baku industri. Kaleng bekas dapat diubah menjadi tempat alat tulis atau hiasan rumah, sedangkan kardus dan kertas bekas dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan kerajinan maupun kemasan.

Kreativitas dalam mengolah sampah tidak hanya membantu menjaga lingkungan, tetapi juga berpotensi menambah penghasilan keluarga. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa edukasi mengenai pemilahan sampah, penggunaan label yang jelas pada tempat sampah, serta pemberian informasi secara berkelanjutan mampu meningkatkan kebiasaan masyarakat dalam memilah dan mendaur ulang sampah rumah tangga.

Para ahli lingkungan menilai bahwa keberhasilan pengelolaan sampah rumah tangga bergantung pada kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Dengan memilah sampah setiap hari, mengolah sampah organik menjadi kompos, memanfaatkan kembali barang yang masih layak, dan menyalurkan sampah anorganik ke fasilitas daur ulang, setiap rumah tangga dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung terciptanya ekonomi sirkular.

Sumber : Sukadaryati & Andini, S. (2022). Upaya Pengelolaan Minim Sampah Rumah Tangga. Jurnal Silva Tropika.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....