Pilates dari Terapi ke Tren Global

  • 26 Feb 2026 10:15 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Olahraga pilates kini semakin populer sebagai pilihan aktivitas fisik yang menekankan kekuatan inti, keseimbangan, dan kontrol tubuh. Banyak orang tertarik pada pilates karena gerakannya yang terukur serta manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.

Pilates pertama kali dikembangkan pada awal abad ke-20 oleh Joseph Pilates, seorang pelatih fisik asal Jerman. Metode ini awalnya dirancang sebagai latihan rehabilitasi untuk membantu pemulihan cedera dan meningkatkan fungsi tubuh secara menyeluruh.

Pada masa Perang Dunia I, pilates digunakan untuk melatih dan merehabilitasi tentara yang mengalami cedera. Joseph Pilates mengembangkan serangkaian gerakan yang berfokus pada pernapasan, fleksibilitas, serta penguatan otot tanpa memberi tekanan berlebih pada tubuh.

Setelah perang usai, pilates mulai dikenal luas ketika Joseph Pilates bermigrasi ke Amerika Serikat. Metode latihannya kemudian banyak digunakan oleh penari profesional karena mampu meningkatkan postur, kelenturan, dan kekuatan otot inti.

Seiring perkembangan zaman, pilates tidak lagi terbatas pada kalangan atlet dan penari. Olahraga ini mulai diadaptasi untuk berbagai kelompok usia dan tingkat kebugaran, termasuk pemula dan individu dengan kebutuhan khusus.

Popularitas pilates semakin meningkat berkat dukungan dunia medis dan kebugaran modern. Banyak fisioterapis dan instruktur kebugaran merekomendasikan pilates sebagai latihan yang aman untuk menjaga kesehatan tulang, sendi, serta otot.

Hingga saat ini, pilates terus berkembang dengan berbagai variasi, baik menggunakan alat maupun matras. Kombinasi sejarah panjang dan manfaat kesehatan membuat pilates bertahan sebagai olahraga yang relevan dan diminati di era gaya hidup sehat modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....