Dua Jenis Latihan Lari Untuk Meningkatkan Pace kamu
- 30 Jun 2025 16:52 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Kecepatan termasuk salah satu aspek penting dalam olahraga lari. Tak sedikit orang yang rutin melakukan berbagai latihan untuk meningkatkan kecepatan lari demi meraih target mereka. Hal itu wajar, sebab kecepatan lari yang bertambah tentu akan meningkatkan performa secara keseluruhan. Terutama bagi atlet profesional di mana kecepatan menjadi salah satu indikator utama untuk memenangkan sebuah lomba.
Ada banyak teknik dan latihan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kecepatan lari. Apa saja? Berikut informasinya.
1. Interval Training
Interval training merupakan perpaduan latihan intens yang singkat dan cepat dengan fase pemulihan yang lambat. Kedua fase ini diulang-ulang selama satu sesi latihan.
Mengutip laman Very Well Fit, interval training menghasilkan banyak perubahan fisiologis, termasuk peningkatan efisiensi kardiovaskular dengan meningkatkan kemampuan jantung mengantarkan oksigen ke otot yang bekerja. Latihan ini juga mampu meningkatkan toleransi terhadap penumpukan asam laktat. Perubahan-perubahan itulah yang mampu membuat daya tahan dan kecepatan lari seseorang bertambah.
2. Tempo Run
Lari tempo atau tempo run adalah lari dengan intensitas sedang hingga berat dengan jarak tempuh sekitar 5 sampai 8 km atau selama sekitar 20 menit hingga 40 menit.
Dikutip dari laman Marathon and Book, tempo run bertujuan untuk meningkatkan kecepatan pelari agar bisa mencapai jarak tempuh yang lebih jauh dalam waktu lebih singkat.
Tempo run dapat membangun lactat threshold atau ambang batas laktat, yaitu titik di mana laktat mulai terakumulasi dalam otot. Asam laktat yang menumpuk dalam otot secara berlebihan mengakibatkan kelelahan dan rasa sakit saat berlari kencang. Jika kamu dapat meningkatkan lactat threshold dengan melakukan tempo run, penumpukan asam laktat di otot akan berkurang. Dengan begitu, kamu bisa berlari lebih cepat tanpa mengalami kelelahan otot.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....