Mengapa Jengkol yang Dikubur Lebih Enak?
- 24 Okt 2024 09:16 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Mengubur jengkol mungkin terdengar aneh, tapi ternyata ada alasan ilmiah di balik metode ini. Ketika jengkol dikubur di dalam tanah, terjadi proses alami yang memecah senyawa penyebab bau pada jengkol, sekaligus membuat dagingnya menjadi lebih lunak. Berikut beberapa alasan mengapa jengkol yang dikubur bisa lebih enak:
1. Mengurangi Bau Tajam Jengkol
Aroma kuat pada jengkol disebabkan oleh senyawa sulfur yang terkandung di dalamnya. Proses penguburan membantu menguraikan atau menetralkan senyawa sulfur tersebut, sehingga bau jengkol menjadi lebih ringan dan tidak terlalu menyengat saat dimasak atau setelah dikonsumsi.
2. Membuat Tekstur Jengkol Lebih Empuk
Jengkol yang baru dipanen biasanya memiliki tekstur yang agak keras, terutama jika dimasak tanpa diolah dengan benar. Penguburan jengkol selama beberapa hari memungkinkan proses fermentasi alami yang membuat teksturnya menjadi lebih empuk dan mudah diolah. Hal ini membuat jengkol yang sudah dikubur menjadi lebih cepat matang dan tidak perlu dimasak terlalu lama.
3. Meningkatkan Rasa Jengkol
Selain mengurangi bau, penguburan juga dapat membantu memperkaya rasa jengkol. Proses fermentasi ringan yang terjadi selama penguburan dapat membantu memecah komponen-komponen dalam jengkol sehingga rasanya menjadi lebih gurih dan lezat. Bahkan, beberapa orang mengatakan bahwa jengkol yang dikubur memiliki rasa yang lebih dalam dan kaya dibandingkan jengkol biasa.
Cara Mengubur Jengkol dengan Benar
Bagi Anda yang tertarik mencoba metode ini, berikut langkah-langkah sederhana untuk mengubur jengkol:
1. Pilih Jengkol yang Segar
Pastikan jengkol yang akan dikubur adalah jengkol yang segar dan baru dipanen. Pilih jengkol yang tidak terlalu tua agar hasil akhirnya lebih empuk dan rasanya lebih lezat.
2. Cuci Jengkol
Sebelum dikubur, cuci jengkol dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran atau sisa tanah yang mungkin masih menempel pada kulitnya.
3. Kubur Jengkol di Tanah
Siapkan lubang kecil di tanah dengan kedalaman sekitar 20-30 cm. Masukkan jengkol ke dalam lubang, kemudian tutup dengan tanah. Pastikan jengkol benar-benar terkubur agar proses fermentasi dan pelunakan berjalan dengan baik.
4. Diamkan Selama 7-14 Hari
Biarkan jengkol terkubur selama 7 hingga 14 hari. Semakin lama dikubur, semakin empuk dan berkurang baunya. Setelah waktu yang ditentukan, keluarkan jengkol dari tanah, cuci bersih, dan jengkol siap untuk diolah menjadi hidangan favorit Anda.
Tips Memasak Jengkol yang Dikubur
Setelah jengkol selesai melalui proses penguburan, Anda bisa mengolahnya menjadi berbagai masakan lezat. Berikut beberapa tips untuk memasak jengkol yang sudah dikubur:
1. Rebus Sebelum Dimasak
Meskipun jengkol yang dikubur sudah lebih empuk, tetap disarankan untuk merebusnya terlebih dahulu sebelum dimasak. Rebus jengkol dalam air selama 10-15 menit untuk memastikan teksturnya semakin lunak dan bau sisa sulfur yang tersisa berkurang.
2. Pukul Jengkol Setelah Direbus
Untuk mendapatkan tekstur jengkol yang benar-benar empuk, pukul-pukul jengkol menggunakan ulekan atau punggung pisau setelah direbus. Ini juga membuat jengkol lebih mudah menyerap bumbu saat dimasak.
3. Olahan Jengkol Favorit
Jengkol yang dikubur bisa diolah menjadi berbagai hidangan klasik, seperti semur jengkol, rendang jengkol, atau sambal jengkol. Karena teksturnya lebih empuk dan baunya lebih ringan, bumbu-bumbu akan meresap dengan baik, sehingga rasa masakan menjadi lebih kaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....