Mengenal Pakaian Adat Pengantin Pria Bengkulu Melayu

  • 28 Jul 2024 10:25 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Pernikahan adalah momen sakral yang dirayakan dengan penuh kebahagiaan dan tradisi di berbagai budaya.

Salah satu aspek yang paling mempesona dari setiap upacara pernikahan adalah pakaian adat yang dikenakan oleh pengantin.

pakaian adat merupakan karya orisinal dari suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai ke Merauke. Apalagi, masing-masing pakaian adat punya ciri khas dan keunikannya sendiri, salah satunya Bengkulu. Baju adat Bengkulu disebut dengan pakaian adat Bengkulu Melayu. Adat serta budaya dari suku-suku yang ada di Bengkulu mempunyai sumber yang sama, yakni kebudayaan Melayu.

namun, budaya Melayu yang ada di Bengkulu memiliki perbedaan dengan budaya Melayu pada umumnya. yang membedakannya adalah terdapat unsur kekhasan alam yang ada di bengkulu didalamnya. Contohnya terlihat dari pakaian adat Melayu Bengkulu yang dipakai untuk berbagai acara seperti acara Resmi, acara adat maupun acara pernikahan.

melansir bdaru.official dalam unggahan di akun instagramnya, untuk pakaian adat Melayu Bengkulu, pengantin laki-lakinya memakai baju jas hitam kemeja tangan panjang dan berwarna putih. tambahan kain yang dipergunakan adalah jenis sulaman benang emas atau disebut kain bedompak.

Di sebelah kiri bagian atas diselipkan selembar sapu tangan segitiga, seuntai rantai emas, dan sejenis bunga yang dikenal sebagai bunga dada. Sepatunya, pengantin akan menggunakan sepatu lokak.

Dan ada juga busana pengantin laki-laki lain yang berupa baju jas tutup dengan bahan beludru berwarna merah. Sementara untuk di bagian kepala ada hiasan kepala yang berupa sunting dan songkok. Serta para pengantin laki-laki juga harus menggunakan beberapa perhiasan seperti pengantin wanitanya. Contohnya seperti hiasan kalung sribulan dan emping untuk dada, hiasan berbentuk keris, gelang, dan pending di bagian pinggang.

Dengan segala keindahan dan makna yang terkandung di dalamnya, pakaian adat pengantin pria Melayu Bengkulu bukan hanya sekadar busana, melainkan sebuah perwujudan dari kekayaan budaya dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan demikian, pakaian adat pengantin pria Melayu Bengkulu menjadi lebih dari sekadar busana; ia adalah simbol hidup dari kekayaan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....