Energi Positif dalam Pertemanan Bantu Jaga Kebahagiaan

  • 06 Okt 2026 15:19 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pertemanan bukan hanya tentang memiliki seseorang untuk diajak berbicara atau menghabiskan waktu bersama, tetapi juga dapat menjadi sumber energi positif dalam kehidupan sehari-hari. Teman yang memberikan dukungan, menghargai keberadaan kita, dan mampu menghadirkan suasana menyenangkan dapat membantu seseorang menghadapi berbagai tekanan dengan lebih ringan.

Energi positif dalam pertemanan dapat terlihat dari kebiasaan saling memberikan semangat ketika salah satu teman menghadapi masalah atau sedang mengejar suatu tujuan. Dukungan sederhana seperti mendengarkan tanpa menghakimi, memberikan apresiasi, atau sekadar menanyakan kabar dapat membuat seseorang merasa dihargai dan tidak menghadapi persoalannya sendirian.

Pertemanan yang sehat juga bukan berarti harus selalu diwarnai dengan kesenangan, tetapi memberikan ruang bagi setiap orang untuk menjadi dirinya sendiri. Teman yang baik mampu menyampaikan kritik dengan cara yang membangun, menghormati batasan pribadi, serta tidak menjadikan kelemahan atau masalah temannya sebagai bahan untuk merendahkan.

Hubungan pertemanan yang positif memiliki kaitan dengan kesejahteraan seseorang, sebagaimana ditunjukkan dalam systematic review mengenai hubungan pertemanan dan well-being pada orang dewasa. Penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychology pada 2023 tersebut meninjau 38 artikel penelitian yang diterbitkan antara 2000 hingga 2019 dan menemukan bahwa kualitas pertemanan serta aktivitas bersosialisasi dengan teman secara umum berkaitan positif dengan kesejahteraan.

Penelitian lain juga menunjukkan pentingnya kualitas hubungan pertemanan, terutama dalam kehidupan remaja. Sebuah systematic review yang diterbitkan di BMC Public Health menyeleksi 43 artikel dari 21.585 catatan penelitian dan menemukan bahwa kualitas pertemanan yang lebih baik berkaitan dengan lebih rendahnya depresi dan kesepian, sementara hubungan pertemanan yang positif juga berkaitan dengan kebahagiaan, kepuasan hidup, harga diri, dan subjective well-being.

Untuk membangun energi positif, seseorang juga perlu belajar menjadi teman yang mampu memberikan energi baik kepada orang lain, bukan hanya mengharapkannya dari lingkungan. Mengurangi kebiasaan mengeluh secara berlebihan, menghindari membandingkan pencapaian, memberikan ucapan selamat atas keberhasilan teman, serta hadir ketika teman membutuhkan dukungan merupakan langkah sederhana untuk menciptakan hubungan yang lebih sehat.

Pada akhirnya, kualitas pertemanan lebih penting daripada sekadar banyaknya orang yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari. Dengan saling menghargai, mendukung, menjaga kepercayaan, dan menciptakan komunikasi yang terbuka, pertemanan dapat menjadi ruang yang memberikan rasa nyaman sekaligus membantu seseorang tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat dan optimistis.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....