Peringatan Hari Musik Internasional 2026

  • 01 Okt 2026 09:00 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • Hari Musik Internasional diperingati setiap tanggal 1 Oktober sebagai apresiasi pada ragam seni nada dan irama, diinisiasi oleh International Music Council (IMC) di bawah naungan UNESCO pada tahun 1975 atas ide violinis Lord Yehudi Menuhin.
  • Peringatan tahun 2026 memfokuskan perhatian pada perlindungan hak-hak dasar para musisi dan kebebasan berekspresi dalam berkarya, dengan menekankan bahwa setiap seniman berhak mendapatkan apresiasi yang adil atas kontribusi kreatif mereka.

RRI.CO.ID, Bengkulu - Hari Musik Internasional diperingati secara global setiap tanggal 1 Oktober sebagai apresiasi pada ragam seni nada dan irama. Peringatan ini diinisiasi oleh International Music Council (IMC) di bawah naungan UNESCO pada tahun 1975 atas ide violinis kenamaan Lord Yehudi Menuhin.

Gagasan utama UNESCO dalam menetapkan hari peringatan ini adalah untuk mempromosikan perdamaian, keharmonisan, serta persahabatan antarbangsa melalui bahasa universal musik. Selain itu, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat pertukaran budaya serta penghormatan terhadap nilai-nilai estetika di seluruh dunia.

Pada tahun 2026, peringatan ini memfokuskan perhatian pada perlindungan hak-hak dasar para musisi dan kebebasan berekspresi dalam berkarya. Sebagaimana disuarakan oleh IMC dan UNESCO, setiap seniman berhak mendapatkan apresiasi yang adil atas kontribusi kreatif yang mereka sumbangkan bagi peradaban.

Merujuk pada laman nationaltoday.com, perayaan ini diisi dengan berbagai pertunjukan live, pertunjukan konser gratis, hingga lokakarya musik inklusif. Acara tersebut dirancang untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat, mulai dari penyanyi koor sekolah hingga musisi panggung profesional.

Peringatan tahun 2026 turut menekankan pentingnya melestarikan warisan musik tradisional dan instrumen langka agar tidak tergerus oleh zaman. Upaya dokumentasi karya seniman senior serta pengajaran lagu daerah kepada generasi muda menjadi agenda vital yang terus didorong oleh lembaga kebudayaan PBB.

Masyarakat dunia diimbau untuk memberikan dukungan nyata kepada para pekerja seni dengan mengapresiasi karya orisinal mereka secara legal. Membeli tiket pertunjukan lokal, memberikan ulasan positif, atau mempelajari instrumen baru menjadi langkah sederhana untuk merayakan hari ini secara aktif.

Hari Musik Internasional 2026 membuktikan bahwa alunan nada mampu menembus sekat perbedaan bahasa, geografi, dan latar belakang sosial. Melalui semangat persatuan yang diusung UNESCO, musik terus berdiri teguh sebagai pilar penting penghubung rasa kemanusiaan di seluruh penjuru dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....