Anak 5-8 Tahun Masih Mengompol, Ini Penjelasannya
- 20 Sep 2026 05:57 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Anak usia 5 sampai 8 tahun yang masih mengompol saat tidur sebenarnya bukan hal yang jarang terjadi. Kondisi ini dikenal sebagai bedwetting atau nocturnal enuresis, dan umumnya berkaitan dengan proses perkembangan kontrol kandung kemih saat malam hari.
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) melalui HealthyChildren.org, sekitar 20 persen anak masih mengalami masalah mengompol pada usia 5 tahun, sementara angkanya turun menjadi sekitar 10 persen pada usia 7 tahun. Jadi, mengompol pada usia sekolah masih dapat terjadi meski sebagian besar anak mulai mampu menjaga kandung kemih tetap kering pada malam hari.
Dr. Erin Dahlinghaus, MD, MHS, FAAP, dan Dr. Vikas Dharnidharka, MD, FAAP, dari AAP menjelaskan, penyebabnya dapat berkaitan dengan perkembangan hubungan antara otak dan kandung kemih. Anak juga bisa menghasilkan lebih banyak urine pada malam hari atau belum mudah terbangun ketika kandung kemih sudah penuh.
Faktor keturunan juga bisa berperan dalam kebiasaan mengompol pada malam hari. National Institute for Health and Care Excellence (NICE), Inggris, menyebut bedwetting dapat berjalan dalam keluarga dan memberikan panduan penanganan untuk anak usia 5 tahun ke atas.
Meski begitu, orang tua sebaiknya tidak memarahi atau mempermalukan anak ketika tempat tidur kembali basah. AAP dan NICE sama-sama menekankan bahwa mengompol bukan kesalahan anak dan pendekatan yang mendukung lebih dianjurkan.
Orang tua perlu berkonsultasi dengan dokter jika anak yang sebelumnya sudah kering selama sedikitnya enam bulan tiba-tiba kembali mengompol. Pemeriksaan juga penting jika disertai nyeri saat buang air kecil, sering buang air kecil pada siang hari, urine berdarah atau keruh, serta gangguan buang air besar.
Jadi, anak usia 5 sampai 8 tahun yang masih mengompol tidak selalu berarti memiliki masalah kesehatan serius. Yang penting, berikan dukungan, hindari hukuman, dan konsultasikan kepada dokter anak bila frekuensinya menetap atau muncul gejala lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....