Kenapa Atlet Profesional Menggunakan Baselayer?

  • 12 Sep 2026 14:45 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Jika melihat pertandingan olahraga, tidak jarang atlet profesional mengenakan pakaian tipis dan ketat di balik jersey utama. Pakaian tersebut dikenal sebagai baselayer dan digunakan bukan sekadar untuk menunjang penampilan.

Salah satu fungsi utama baselayer adalah membantu mengelola keringat yang muncul ketika tubuh aktif bergerak. Tinjauan ilmiah dalam Sports Medicine menjelaskan bahwa pakaian olahraga berbahan ringan dan memiliki kemampuan memindahkan kelembapan dapat membantu proses penguapan keringat serta meningkatkan kenyamanan.

Peneliti Isaiah Di Domenico, Samantha M. Hoffmann, dan Paul K. Collins dari University of South Australia membahas hubungan pakaian olahraga dengan termoregulasi, kenyamanan, dan performa atlet. Mereka menjelaskan bahwa desain pakaian olahraga dapat diarahkan untuk membantu penguapan keringat, meski hasil penelitian mengenai peningkatan performa masih beragam.

Baselayer juga bisa memberikan lapisan tambahan ketika atlet berolahraga dalam kondisi dingin. National Athletic Trainers' Association (NATA) menjelaskan bahwa lapisan pakaian yang bersentuhan langsung dengan kulit sebaiknya menggunakan bahan yang mampu memindahkan kelembapan, seperti poliester atau polipropilena.

Namun, baselayer tidak selalu berarti pakaian kompresi yang otomatis meningkatkan performa. Penelitian L.A. Houghton, Brian Dawson, dan Shane Maloney terhadap pemain hoki lapangan menunjukkan pakaian kompresi sebagai baselayer tidak memberikan keuntungan termoregulasi atau peningkatan performa yang signifikan dalam kondisi sedang.

Karena itu, alasan atlet menggunakan baselayer lebih banyak berkaitan dengan kenyamanan, pengelolaan keringat, perlindungan kulit, dan penyesuaian terhadap kondisi lingkungan. Pemilihan bahan, ketebalan, dan tingkat keketatan tetap perlu disesuaikan dengan cabang olahraga serta cuaca.

Bagi masyarakat yang gemar berolahraga, baselayer juga bisa menjadi pilihan, terutama saat melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi atau dalam kondisi dingin. Yang terpenting, pilih pakaian yang nyaman, tidak menghambat gerakan, dan mampu mengelola kelembapan dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....