Cara Membersihkan Abu Vulkanik dengan Tepat

  • 07 Sep 2026 20:03 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Abu vulkanik yang turun setelah erupsi gunung api mungkin terlihat seperti debu biasa, padahal karakteristiknya berbeda dan membutuhkan cara penanganan khusus. Partikel abu dapat mengandung pecahan batuan, mineral, hingga material seperti kaca vulkanik yang keras dan bersifat abrasif.

Karena sifat tersebut, membersihkan abu vulkanik tidak dianjurkan dilakukan secara sembarangan, terutama dengan langsung menyapu dalam kondisi kering. Cara tersebut dapat membuat partikel halus beterbangan dan meningkatkan kemungkinan abu terhirup atau mengenai mata.

Sebelum mulai membersihkan, gunakan perlindungan diri seperti masker dan sebisa mungkin lindungi mata dari paparan abu. Saat membersihkan permukaan, lakukan secara perlahan agar abu tidak semakin banyak berhamburan ke udara.

Abu yang menempel pada kendaraan, jendela, atau permukaan lain juga sebaiknya tidak langsung digosok. Gesekan antara partikel abu dan permukaan berpotensi menimbulkan goresan, sehingga abu perlu dibersihkan secara hati-hati dengan metode yang sesuai.

Penggunaan air pun perlu diperhatikan karena membasahi abu terlalu banyak bukan selalu menjadi pilihan terbaik. Abu yang terkena banyak air dapat berubah menjadi material yang lebih berat, menggumpal, dan ketika mengering bisa menjadi lebih keras sehingga menyulitkan proses pembersihan.

Abu vulkanik juga sebaiknya tidak dibiarkan masuk ke saluran drainase karena berpotensi menyebabkan penyumbatan. Setelah dikumpulkan, masukkan abu ke dalam kantong atau wadah yang cukup kuat agar lebih mudah ditangani dan tidak kembali beterbangan.

Bagian rumah seperti atap juga perlu mendapat perhatian karena tumpukan abu dapat menambah beban pada struktur bangunan. Namun, membersihkan atap harus dilakukan dengan sangat berhati-hati karena permukaannya dapat menjadi licin dan meningkatkan risiko terjatuh.

Dengan memahami karakter abu vulkanik, masyarakat dapat melakukan pembersihan dengan lebih aman sekaligus mengurangi risiko terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar. Utamakan penggunaan alat pelindung diri, ikuti arahan resmi dari petugas setempat, dan hindari metode pembersihan yang justru membuat abu kembali menyebar.

Sumber informasi : instagram @indonesiabaik.id

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....