Gempa Datang Tiba-Tiba, Lakukan Langkah Ini

  • 25 Agt 2026 19:56 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Gempa bumi dapat terjadi secara tiba-tiba dan hanya menyisakan sedikit waktu bagi masyarakat untuk menentukan tindakan yang tepat. Karena itu, memahami langkah penyelamatan sejak dini menjadi bekal penting agar dapat merespons dengan cepat sekaligus mengurangi risiko cedera ketika guncangan terjadi.

Tindakan yang perlu dilakukan saat gempa dapat berbeda tergantung posisi dan kondisi seseorang ketika guncangan mulai terasa. Masyarakat perlu mengenali lingkungan sekitar serta mengetahui lokasi yang relatif aman, baik ketika berada di dalam bangunan, luar ruangan, kawasan pantai, pegunungan, maupun saat berkendara.

Jika berada di dalam bangunan, lindungi badan dan kepala dari kemungkinan reruntuhan dengan berlindung di bawah meja atau benda kokoh lainnya. Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, kemudian keluar dari bangunan apabila kondisi memungkinkan untuk melakukan evakuasi dengan aman.

Sementara itu, masyarakat yang berada di luar bangunan perlu menjauh dari gedung, tiang listrik, pohon, dan benda lain yang berpotensi roboh. Perhatikan pula kondisi tempat berpijak dan hindari area yang mengalami rekahan tanah karena dapat menimbulkan bahaya tambahan selama gempa berlangsung.

Kewaspadaan lebih tinggi diperlukan bagi masyarakat yang berada di kawasan pantai karena gempa tertentu dapat memicu tsunami. Jika merasakan guncangan gempa yang sangat kuat dan berlangsung lama, segera menjauh dari pantai menuju tempat yang lebih tinggi serta mengikuti arahan evakuasi dari pihak berwenang.

Bagi masyarakat yang berada di daerah pegunungan, hindari kawasan yang berpotensi mengalami longsor akibat guncangan gempa. Sementara bagi pengendara, BMKG mengimbau untuk segera menepi dan menghentikan kendaraan di tempat aman serta tetap memperhatikan kemungkinan retakan tanah atau bahaya di sekitar.

Setelah guncangan berhenti, keluar dari bangunan dengan tertib menggunakan tangga biasa dan hindari penggunaan lift atau eskalator selama proses evakuasi. Periksa kondisi orang di sekitar, berikan pertolongan pertama jika terdapat korban luka, serta waspadai kebakaran, kebocoran gas, korsleting listrik, atau kerusakan lain yang dapat menimbulkan bahaya.

Masyarakat juga perlu mewaspadai kemungkinan gempa susulan dan tidak kembali memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dipastikan aman. Pantau informasi melalui kanal resmi BMKG, jangan mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya, serta siapkan perlengkapan darurat seperti kotak P3K, senter, radio, makanan, dan air untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Sumber informasi : instagram @indonesiabaik.id

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....