Berapa Lama Kebiasaan Baru Terbentuk?

  • 19 Agt 2026 14:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pernah mendengar bahwa kebiasaan baru membutuhkan waktu 21 hari untuk terbentuk? Angka tersebut sering beredar di media sosial, tetapi penelitian menunjukkan bahwa proses membentuk kebiasaan tidak sesederhana menghitung hari.

Angka 21 hari sebenarnya memiliki sejarah yang cukup panjang dan bukan berasal dari penelitian mengenai pembentukan kebiasaan. Psikolog Maxwell Maltz menuliskan dalam bukunya Psycho-Cybernetics pada 1960 bahwa pasiennya membutuhkan waktu setidaknya sekitar 21 hari untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan tertentu, tetapi pengamatan tersebut kemudian sering disederhanakan menjadi aturan bahwa kebiasaan membutuhkan 21 hari.

Penelitian yang dilakukan Phillippa Lally dan sejumlah peneliti dari University College London memberikan gambaran yang berbeda. Dalam penelitian yang diterbitkan di European Journal of Social Psychology pada 2010, waktu yang dibutuhkan peserta untuk membentuk kebiasaan baru hingga terasa otomatis sangat bervariasi, mulai dari sekitar 18 hingga 254 hari, dengan median sekitar 66 hari.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua orang dan semua kebiasaan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam situasi yang sama dapat terbentuk lebih cepat, sedangkan perilaku yang lebih rumit atau membutuhkan usaha besar dapat memerlukan waktu jauh lebih lama.

Lalu, bagaimana dengan klaim bahwa otak membutuhkan 42 hari untuk mencatat rutinitas sebagai pola? Sampai saat ini, angka tersebut tidak dapat dijadikan batas ilmiah yang berlaku umum karena penelitian mengenai pembentukan kebiasaan justru menunjukkan adanya perbedaan besar antara individu, perilaku, dan lingkungan.

Hal yang lebih penting dalam membentuk kebiasaan bukan sekadar menghitung hari, melainkan mengulangi perilaku secara konsisten dalam konteks yang sama. Penelitian Lally dan koleganya juga menemukan bahwa melewatkan satu kesempatan melakukan kebiasaan tidak serta-merta membuat proses pembentukannya gagal, sehingga perubahan tidak perlu dianggap sebagai sesuatu yang harus dilakukan secara sempurna setiap hari.

Jadi, tidak perlu berkecil hati jika kebiasaan baru belum terasa otomatis setelah 21, 42, atau bahkan 66 hari. Angka tersebut bukan tenggat waktu yang harus dicapai karena setiap orang dapat membutuhkan waktu berbeda untuk membuat sebuah perilaku menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....