Baju Bebas Bau Lembap, Begini Caranya
- 11 Agt 2026 21:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Bau lembap pada pakaian sering muncul ketika baju berada dalam kondisi basah terlalu lama atau tidak dikeringkan secara menyeluruh. Kondisi lembap juga mendukung pertumbuhan jamur yang dapat menimbulkan aroma apek pada kain.
Salah satu langkah sederhana untuk mencegahnya adalah tidak membiarkan pakaian basah atau berkeringat menumpuk di keranjang cucian. Jika belum sempat mencuci, gantung pakaian terlebih dahulu di tempat dengan sirkulasi udara yang baik sampai tidak lagi lembap.
Dikutip dari laman Whirlpool pada Rabu, 11 Agustus 2026, pakaian yang telah selesai dicuci sebaiknya segera dikeringkan dan tidak dibiarkan terlalu lama berada di dalam mesin cuci. Pakaian yang basah dan terlalu lama mengering berisiko menimbulkan bau lembap atau apek.
Saat menjemur, pastikan pakaian mendapatkan aliran udara yang cukup dan benar-benar kering sebelum diangkat. Jangan terburu-buru melipat atau memasukkan pakaian ke lemari apabila masih terasa lembap karena kelembapan dapat memicu munculnya bau tidak sedap.
Kebersihan mesin cuci juga perlu diperhatikan karena sisa deterjen, kotoran, dan kelembapan di dalam mesin dapat menjadi sumber aroma tidak sedap. Membersihkan mesin cuci secara rutin serta membiarkan pintunya terbuka setelah digunakan dapat membantu sirkulasi udara dan mengurangi kelembapan di dalamnya.
Jika pakaian sudah terlanjur berbau lembap, pencucian ulang dapat dilakukan dengan tetap mengikuti petunjuk perawatan pada label pakaian. Whirlpool juga menyebut cuka putih atau baking soda dapat digunakan untuk membantu menangani bau membandel, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis kain dan petunjuk perawatannya.
Hal terpenting untuk menjaga pakaian tetap segar adalah mengendalikan kelembapan sejak pakaian selesai digunakan hingga disimpan kembali. Kebiasaan mencuci pakaian lembap sesegera mungkin, mengeringkannya secara menyeluruh, dan menjaga mesin cuci tetap bersih dapat membantu mencegah bau apek muncul kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....