Dating Show Korea, Realitas atau Rekayasa?
- 07 Agt 2026 10:05 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Popularitas program pencarian pasangan asal Korea Selatan terus meningkat dan menarik perhatian penonton di berbagai negara. Banyak yang kemudian bertanya apakah kisah para peserta benar-benar terjadi secara alami atau telah diatur layaknya serial drama.
Dikutip dari laman Netflix Tudum pada Kamis, 6 Agustus 2026, program seperti Single's Inferno merupakan bagian dari kategori unscripted reality show atau acara realitas tanpa naskah dialog. Artinya, para peserta tidak menjalankan skenario yang telah ditulis seperti aktor dalam drama, melainkan berinteraksi sebagai diri mereka sendiri.
Meski demikian, bukan berarti seluruh proses berlangsung tanpa campur tangan tim produksi. Produser tetap merancang konsep acara, aturan permainan, lokasi pengambilan gambar, hingga aktivitas yang dilakukan peserta agar alur program menarik untuk disaksikan.
Selain itu, proses penyuntingan atau editing juga memiliki peran penting dalam membentuk cerita yang diterima penonton. Adegan-adegan dipilih dan disusun untuk membangun ketegangan, menghadirkan momen romantis, atau memperjelas perjalanan hubungan antarpeserta tanpa mengubah fakta dasar yang terjadi selama proses syuting.
Produser Single's Inferno, Kim Jae-won, menjelaskan bahwa tim produksi terus mendengarkan masukan penonton untuk menyempurnakan format acara pada musim berikutnya. Perubahan yang dilakukan lebih banyak berkaitan dengan aturan, jumlah peserta, maupun penyajian cerita, bukan mengatur perasaan atau keputusan pribadi para peserta.
Karena itu, tayangan dating show Korea lebih tepat dipahami sebagai program realitas dengan arahan produksi, bukan sebagai drama yang seluruh alur dan dialognya telah ditulis sejak awal. Unsur produksi membantu menciptakan pengalaman menonton yang lebih menarik, sementara hubungan yang terjalin tetap bergantung pada interaksi nyata antarpeserta.
Fenomena tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dating show Korea mampu menghadirkan kesan emosional yang kuat layaknya drama. Namun, yang disusun oleh tim produksi adalah format, pengambilan gambar, dan penyajian cerita, sedangkan keputusan, perasaan, serta pilihan pasangan tetap berasal dari para peserta yang mengikuti program tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....