Hemat Air, Kurangi Risiko Kekeringan
- 04 Agt 2026 15:33 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Musim kemarau membuat ketersediaan air di sejumlah wilayah berpotensi berkurang sehingga masyarakat perlu menggunakan air secara lebih bijaksana. Kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu mengurangi pemborosan sekaligus menjaga cadangan air tetap tersedia.
Menghemat air dapat dimulai dengan mematikan keran saat menyikat gigi, mencuci tangan, atau mencuci piring. Langkah sederhana tersebut mampu mengurangi penggunaan air bersih yang tidak diperlukan tanpa mengurangi kualitas kebersihan.
Dikutip dari laman UNICEF Indonesia pada Selasa, 4 Agustus 2026, masyarakat dianjurkan membiasakan mandi dalam waktu yang lebih singkat, menjalankan mesin cuci saat muatan penuh, serta memanfaatkan sisa air minum atau air hujan untuk menyiram tanaman. Kebiasaan tersebut membantu penggunaan air menjadi lebih efisien, terutama ketika musim kemarau meningkatkan risiko kekeringan.
Selain itu, penting untuk segera memperbaiki keran atau pipa yang bocor di rumah. Kebocoran kecil yang dibiarkan terus-menerus dapat menyebabkan terbuangnya ribuan liter air dalam satu tahun sehingga mengurangi ketersediaan air bersih.
Menyiram tanaman juga sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari ketika suhu udara lebih rendah. Cara ini membantu mengurangi penguapan sehingga air lebih banyak terserap oleh tanah dan dimanfaatkan oleh tanaman.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa ketersediaan air dalam jumlah yang cukup sangat penting untuk kebutuhan minum, memasak, menjaga kebersihan, dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, penggunaan air yang efisien menjadi salah satu upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air, terutama saat pasokannya terbatas.
Menghemat air bukan hanya mengurangi tagihan rumah tangga, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Jika kebiasaan ini dilakukan secara konsisten oleh banyak orang, cadangan air dapat dimanfaatkan lebih optimal sehingga risiko kekurangan air selama musim kemarau dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....