Rumah sebagai Tempat Aman Bercerita: Cara Membangun Kepercayaan Anak sejak Dini
- 24 Jul 2026 20:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Rumah seharusnya menjadi tempat pertama yang membuat anak merasa aman untuk mengungkapkan perasaan, pengalaman, maupun masalah yang dihadapinya. Ketika anak terbiasa bercerita kepada orang tua, hubungan emosional akan semakin kuat dan orang tua dapat lebih cepat mengenali kebutuhan maupun kesulitan yang dialami anak.
Psikolog perkembangan anak menilai kemampuan anak untuk terbuka tidak muncul secara instan, melainkan dibangun melalui interaksi yang konsisten setiap hari. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Family Psychology oleh tim peneliti yang dipimpin Mark E. Feinberg menunjukkan bahwa komunikasi keluarga yang hangat dan penuh dukungan berkaitan dengan meningkatnya kesejahteraan emosional anak serta hubungan orang tua dan anak yang lebih erat.
| Baca juga: Mengapa Handuk Perlu Diganti Berkala? |
Salah satu cara menciptakan rumah yang nyaman untuk bercerita adalah dengan menyediakan waktu khusus tanpa gangguan. Orang tua dapat meluangkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit setiap hari untuk berbincang santai tanpa diselingi penggunaan telepon genggam, televisi, atau pekerjaan sehingga anak merasa dirinya benar-benar diperhatikan.
Selain menyediakan waktu, cara orang tua merespons cerita anak juga sangat menentukan. Hindari langsung memarahi, menghakimi, atau membandingkan anak dengan orang lain karena respons negatif dapat membuat anak enggan bercerita di kemudian hari, sementara mendengarkan dengan empati akan menumbuhkan rasa percaya dan aman.
Orang tua juga perlu membiasakan komunikasi dua arah melalui pertanyaan terbuka, seperti "Apa yang paling menyenangkan di sekolah hari ini?" atau "Apakah ada hal yang membuatmu sedih hari ini?". Pertanyaan seperti ini memberi ruang bagi anak untuk menjelaskan perasaannya tanpa merasa sedang diinterogasi, sehingga percakapan menjadi lebih alami.
Suasana rumah yang hangat juga dibangun melalui kebiasaan sederhana, seperti makan bersama, bermain, membaca buku, atau melakukan aktivitas keluarga secara rutin. Penelitian dari Harvard Graduate School of Education melalui Making Caring Common Project menunjukkan bahwa rutinitas keluarga yang berkualitas dapat memperkuat kedekatan emosional sekaligus meningkatkan kemampuan anak dalam mengelola emosi dan membangun rasa percaya kepada orang tua.
Pada akhirnya, rumah yang nyaman bukan ditentukan oleh kemewahan fasilitas, melainkan oleh kualitas hubungan antaranggota keluarga. Ketika anak merasa didengar, dihargai, dan diterima tanpa takut dihakimi, rumah akan menjadi tempat paling aman untuk berbagi cerita, meminta bantuan, dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara emosional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....