Cuaca Panas Bikin Sulit Fokus? Penelitian Ungkap Dampaknya terhadap Kinerja Otak
- 28 Jun 2026 21:27 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Cuaca panas sering kali membuat seseorang merasa cepat lelah, mudah mengantuk, dan sulit berkonsentrasi saat bekerja maupun belajar. Kondisi tersebut bukan sekadar perasaan, tetapi telah dibuktikan melalui sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa suhu lingkungan dapat memengaruhi fungsi otak dan kemampuan berpikir.
Ketika suhu udara meningkat, tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga suhu inti tetap stabil melalui produksi keringat dan pelebaran pembuluh darah. Proses ini membutuhkan energi dan cairan lebih banyak sehingga tubuh lebih mudah mengalami kelelahan, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup.
Salah satu dampak yang paling sering dirasakan adalah menurunnya kemampuan berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas yang membutuhkan perhatian tinggi. Otak membutuhkan suplai oksigen dan cairan yang cukup agar dapat bekerja secara optimal, sehingga ketika tubuh mulai mengalami dehidrasi akibat cuaca panas, fungsi kognitif pun ikut menurun.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS Medicine tahun 2018 oleh Dr. Jose Guillermo Cedeño Laurent dan tim dari Harvard T.H. Chan School of Public Health mengamati mahasiswa yang tinggal di asrama ber-AC dan tanpa AC selama gelombang panas di Boston, Amerika Serikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang tinggal di gedung tanpa pendingin udara memiliki waktu reaksi lebih lambat dan skor tes kognitif sekitar 13 persen lebih rendah dibandingkan kelompok yang tinggal di ruangan ber-AC.
Temuan serupa juga dilaporkan dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Environmental Health Perspectives pada tahun 2021. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat menurunkan perhatian, memori kerja, kecepatan pengambilan keputusan, serta meningkatkan risiko melakukan kesalahan, terutama pada pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Selain suhu lingkungan, dehidrasi akibat cuaca panas juga memperburuk penurunan fungsi otak. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients tahun 2019 oleh Dr. Lawrence E. Armstrong dari University of Connecticutmenunjukkan bahwa kehilangan cairan tubuh sekitar 1–2 persen dari berat badan saja sudah dapat memengaruhi konsentrasi, daya ingat, suasana hati, dan performa mental pada orang dewasa yang sehat.
Untuk menjaga fokus saat cuaca panas, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, mengenakan pakaian yang menyerap keringat, serta menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama. Jika memungkinkan, lakukan aktivitas belajar atau bekerja di ruangan yang memiliki ventilasi baik atau pendingin udara agar suhu tubuh tetap stabil dan kemampuan berpikir tidak menurun akibat panas berlebih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....